Bisa Diimplementasikan, Wantimpres Segera Bawa IRI ke Presiden

Kamis, 2 Maret 2017 | 23:13 WIB
LK
B
Penulis: L Gora Kunjana | Editor: B1
Para anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) saat mendengarkan presentasi konsep perekonomian Indonesia Raya Incorporated (IRI) yang dipaparkan oleh Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada - Semangat Satu Bangsa, AM Putut Prabantoro (tidak nampak) di Gedung Wantimpres, Jakarta, Rabu 1 Maret 2017.
Para anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) saat mendengarkan presentasi konsep perekonomian Indonesia Raya Incorporated (IRI) yang dipaparkan oleh Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada - Semangat Satu Bangsa, AM Putut Prabantoro (tidak nampak) di Gedung Wantimpres, Jakarta, Rabu 1 Maret 2017.

JAKARTA – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menilai konsep Indonesia Raya Incorporated (IRI) merupakan ide yang bisa diimplementasikan dan sejalan dengan fokus perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Oleh karena itu, Wantimpres akan segera menyampaikan konsep IRI itu kepada Presiden Jokowi.

Penegasan itu disampaikan anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto saat menerima Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Letjen (Purn) Kiki Syahnakri dan Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada-Gerakan Satu Bangsa, AM Putut Prabantoro di Gedung Wantimpres, Jakarta, Rabu (1/3).

Turut hadir pada pertemuan itu Ketua Wantimpres Sri Adiningsih, anggota Wantimpres Suharso Monoarfa, dan Sekretaris Wantimpres IGK Manila. Hadir pula dosen Universitas Mulawarman (Kalimantan Timur) Dr Ir Bernaulus Saragih MSc, dosen Universitas Brawijaya (Malang) Prof Dr Munawar Ismail DEA, dan dosen Universitas Riau, Prof Dr HB Isyandi Msc.

"Saya pikir, ini (IRI) bisa dilaksanakan. Terima kasih sekali atas sumbangan pikiran ini," ujar Sidarto.

Sidarto menambahkan bahwa tim di Wantimpres yang terdiri dari para ilmuwan akan segera membuat naskah pertimbangan yang akan disampaikan ke Presiden Jokowi pada kesempatan pertama.

"Memang, bahan pertimbangan itu hanya tiga halaman. Tetapi, biasanya Presiden Jokowi memberikan waktu yang cukup kepada kami untuk membicarakan pertimbangan yang diberikan. Kami akan menyampaikan ide ini kepada Presiden pada kesempatan pertama," ujarnya.

Menurut Sidarto, selama ini Presiden selalu memperhatikan dan menindaklanjuti apa saja yang telah disampaikan oleh Wantimpres. "Itu yang kami rasakan selama ini. Apa yang dikatakan dan dilaksanakan Presiden kami merasakan bahwa itu adalah apa yang telah kami sampaikan," ujarnya.

Terkadang, lanjut Sidarto, Presiden Jokowi menerima Wantimpres beramai-ramai, namun sering juga hanya satu atau dua orang. "Saya berterima kasih kepada Pak Kiki dan Pak Putut serta rekan-rekan atas konsep yang idealis ini. Kita juga beruntung memiliki Presiden yang mau menerima keluh kesah. Apalagi, yang datang ke sini (Wantimpres) biasanya orang-orang yang idealis," tuturnya.

Sidarto juga mengatakan, dalam rapat-rapat terakhir Wantimpres, Presiden Jokowi selalu menekankan soal kesejahteraan dan keadilan sosial. Apalagi, ujarnya, fakta di Indonesia saat ini sumber daya alam dikuasai oleh hanya 1% rakyat Indonesia.

"Bahkan, yang terakhir, Presiden Jokowi berbicara lagi tentang kesejahteraan dan keadilan sosial ini. Menurut saya, yang disampaikan ini (IRI) sebenarnya ‘nyambung’ dengan arahan Presiden, yang prihatin dengan kondisi kesenjangan sosial yang masih cukup lebar. Jadi, betul, ini priority beliau," katanya.

Ketua Wantimpres Sri Adiningsih menambahkan, arah Presiden Jokowi selama ini memang ingin mewujudkan keadilan dan kesejateraan sosial. Presiden selalu menekankan bahwa sepanjang 2017 dan 2018 fokus utama pemerintah adalah mengurangi kemiskinan dan ketimpangan.

"Jadi, ini (IRI) adalah masukan yang luar biasa, karena sejalan dengan keinginan Presiden. Kita sekarang tengah menggali sumber-sumber untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan. Ini sejalan dengan program yang tengah dijalankan Presiden," ujarnya. (gor)



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon