Pemkot Depok Targetkan Kepemilikan Akta Kelahiran Capai 82%
Senin, 6 Maret 2017 | 15:29 WIB
Depok- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggenjot pencapaian kepemilikan akta kelahiran sebesar 82,5 persen hingga tahun 2018. Adapun saat ini kepemilikan akta kelahiran baru mencapai 53 persen.
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengatakan, pembuatan akta kelahiran saat ini sudah bisa dilakukan langsung di kantor kelurahan, tanpa harus datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. "Tidak ada pungutan alias gratis untuk membuat akta pada usia 0-60 hari. Semua dapat diurus secara cepat. Paling lama lima hari jika semua berkas persyaratan lengkap," ujar Pradi dalam Rapat Koordinasi di Balai Kota Depok, Jawa Barat, Senin (6/3).
Dia mengatakan, program pembuatan akta kelahiran gratis yang diluncurkan Pemkot Depok untuk anak berusia 0-18 tahun telah berhasil meng-cover 56,13 persen warga Kota Depok untuk dapat memiliki akta kelahiran. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok hingga akhir tahun 2016, tercatat 56,13 persen warga Depok telah memiliki akta kelahiran. Jumlah ini terhitung naik dari Mei 2016 sebesar 43,88 persen.
Prosentase kepemilikan akta terbanyak adalah Kecamatan Pancoran Mas sebesar 72,16 persen. Di tempat kedua Kecamatan Limo sebanyak 63,59 persen dan ketiga Kecamatan Cinere dengan prosentase kepemilikan sebesar 59,10 persen.
Disdukpencapil juga sudah bekerja sama dengan 11 rumah sakit di 11 kecamatan se-Kota Depok untuk pembuatan akta kelahiran secara online. Pihak rumah sakit dapat secara online meng-input data para bayi yang lahir untuk dibuatkan akta kelahiran. Demikian para bidan praktik, utamanya yang telah tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Depok. Mereka juga mendapat akses untuk membuat akta kelahiran secara online.
Pembuatan akta kelahiran gratis ini sejalan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Sejak 2014, pembuatan segala dokumen kependudukan harus gratis dan bebas dari biaya adminstrasi apa pun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




