Diduga Motif Ekonomi, Sopir Angkot Tewas Gantung Diri
Selasa, 21 Maret 2017 | 22:54 WIB
Bekasi - Sopir angkot berinisial DS (38) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kediamannya, Selasa (21/3) dini hari.
Korban menjerat lehernya dengan seutas tali celana di kediamannya Kampung Sasak Tiga, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi sekitar pukul 01.15 WIB.
Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Kunto Bagus, mengatakan, kondisi korban pertama kali diketahui oleh istrinya, saat istirahat di kamar tidurnya.
"Awalnya, saksi yang merupakan istri korban mengetahui korban melakukan aksi ini," ujar Kunto Bagus, Selasa (21/3).
Menurutnya, korban gantung diri dengan posisi terlentang dan kaki kiri tertekuk dan seutas tali celana pendek yang masih melingkar di leher korban.
Istri korban, Karnih, mendengar suara benda terjatuh di sekitar kamar tidurnya, sekitar pukul 23.40 WIB. Setelah dicek, ternyata suaminya telah mengakhiri hidupnya.
"Korban meminta tolong tetangga dan memberitahukan kepada kakak kandungnya," ungkap Kunto Bagus.
Anggota Bhabinkamtibmas Desa Tridayasakti Aiptu Handono, menuju ke lokasi. "Berdasarkan keterangan istri korban, diketahui korban jarang pulang, sementara istrinya membutuhkan uang biaya hidup," katanya.
Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk dilakukan visum dan kini kasusnya telah ditangani anggota Polsek Tambun, Polrestro Bekasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




