Purba:Pembagian e-KTP Tidak Semudah Membagi Kartu Nama
Kamis, 12 April 2012 | 15:38 WIB
Untuk menerima e-KTP, warga dipanggil ke kelurahan dan datanya dicocokkan.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyerahkan 1.370.000 fisik e-KTP kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta untuk segera dibagikan kepada warga Jakarta.
Hingga kini, e-KTP tersebut belum bisa didistribusikan kepada warga, karena kelurahan di DKI Jakarta belum memiliki alat smart card reader. Alat ini berfungsi untuk mengaktifkan hologram yang ada di kartu e-KTP tersebut.
"Untuk mendistribusikan fisik e-KTP tidak bisa sembarangan. Karena harus menggunakan smart card reader. Prosesnya sama saat dengan pendataan e-KTP. Warga dipanggil ke kelurahan dan datanya harus dicocokkan dan dipindai sidik jarinya.
Baru e-KTP diaktifkan dan diserahkan ke pemilik kartu. Jadi pembagiannya tidak semudah membagikan kartu nama," kata Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Purba Hutapea, hari ini.
Proses pengambilan e-KTP yang dilakukan petugas akan melakukan scan KTP, pencocokkan sidik jari telunjuk kanan lalu mengaktifkan data melalui hologram tersebut. Hologram ini yang menjadi chip penyimpan data, sehingga dapat dibaca saat melakukan aktifitas administrasi kependudukan.
Hingga kini, wilayah yang sudah lengkap memiliki smart card reader di Jakarta Barat. Sebanyak 56 kelurahan di Jakarta Barat sudah mulai mendistribusikan 820 ribu e-KTP sejak awal pekan ini. Sedangkan di Jakarta Utara hanya empat kelurahan yang telah menerima alat smart card reader dari Kemendagri dengan 2.000 e-KTP.
Kemudian di Jakarta Timur sudah ada 10 kelurahan memiliki smart card reader dengan 210 ribu KTP, Jakarta Pusat 10 kelurahan dengan 6.000 KTP, Jakarta Selatan 15 kelurahan 330 ribu KTP, dan Kepulauan Seribu 6 kelurahan dengan 2000 KTP.
Purba mengungkapkan pihaknya telah mendata warga sebanyak 5,5 juta atau 73 persen dari 7,3 wajib KTP di Jakarta. Pada akhir April mendatang merupakan batas akhir pendataan bagi wilayah yang masuk tahap pertama program e-KTP.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyerahkan 1.370.000 fisik e-KTP kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta untuk segera dibagikan kepada warga Jakarta.
Hingga kini, e-KTP tersebut belum bisa didistribusikan kepada warga, karena kelurahan di DKI Jakarta belum memiliki alat smart card reader. Alat ini berfungsi untuk mengaktifkan hologram yang ada di kartu e-KTP tersebut.
"Untuk mendistribusikan fisik e-KTP tidak bisa sembarangan. Karena harus menggunakan smart card reader. Prosesnya sama saat dengan pendataan e-KTP. Warga dipanggil ke kelurahan dan datanya harus dicocokkan dan dipindai sidik jarinya.
Baru e-KTP diaktifkan dan diserahkan ke pemilik kartu. Jadi pembagiannya tidak semudah membagikan kartu nama," kata Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Purba Hutapea, hari ini.
Proses pengambilan e-KTP yang dilakukan petugas akan melakukan scan KTP, pencocokkan sidik jari telunjuk kanan lalu mengaktifkan data melalui hologram tersebut. Hologram ini yang menjadi chip penyimpan data, sehingga dapat dibaca saat melakukan aktifitas administrasi kependudukan.
Hingga kini, wilayah yang sudah lengkap memiliki smart card reader di Jakarta Barat. Sebanyak 56 kelurahan di Jakarta Barat sudah mulai mendistribusikan 820 ribu e-KTP sejak awal pekan ini. Sedangkan di Jakarta Utara hanya empat kelurahan yang telah menerima alat smart card reader dari Kemendagri dengan 2.000 e-KTP.
Kemudian di Jakarta Timur sudah ada 10 kelurahan memiliki smart card reader dengan 210 ribu KTP, Jakarta Pusat 10 kelurahan dengan 6.000 KTP, Jakarta Selatan 15 kelurahan 330 ribu KTP, dan Kepulauan Seribu 6 kelurahan dengan 2000 KTP.
Purba mengungkapkan pihaknya telah mendata warga sebanyak 5,5 juta atau 73 persen dari 7,3 wajib KTP di Jakarta. Pada akhir April mendatang merupakan batas akhir pendataan bagi wilayah yang masuk tahap pertama program e-KTP.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




