Proyek Belum Lanjut, Sidang Gugatan Sodetan Ciliwung Sudah 42 Kali

Minggu, 9 April 2017 | 16:32 WIB
DP
IC
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: CAH
Pengerjaan outlet sodetan Ciliwung-KBT di arriving shaft Jalan Otista III telah selesai, 12 Oktober 2015
Pengerjaan outlet sodetan Ciliwung-KBT di arriving shaft Jalan Otista III telah selesai, 12 Oktober 2015 (BeritaSatu.com/Priska Sari Pratiwi)

Jakarta - Pelaksanaan sodetan Ciliwung sampai saat ini masih belum berlanjut karena persoalan gugatan warga Bidara Cina yang terkena proyek tersebut masih berlangsung di pengadilan.

Kepala Balai Besar Wilayah Ciliwung-Cisadane (BBWSCC), T. Iskandar mengatakan, setidaknya saat ini proses sidang sudah mencapai ke-42 kalinya. Oleh karena itu, pihaknya akan menunggu putusan sidang tersebut sebelum melanjutkan kembali pekerjaan sodetan Ciliwung.

"Sampai sekarang masih sidang,sudah 42 kali sidang. Jadi kita tunggu," ujar Iskandar di Jakarta, Minggu (9/4).

Sodetan Ciliwung sendiri dimulai dari sungai Ciliwung di belakang Sekolah Tinggi Ilmu Statistik di Jalan Otista hingga ke Kanal Banjir Timur (KBT) di Jalan D.I Panjaitan, Jakarta Timur sepanjang 1,27 kilometer. Sodetan yang sudah dikerjakan berada di wilayah Jalan Otista III, tepatnya di depan klinik.

Sedianya Pemprov DKI yang menjadi tergugat sudah kalah di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tahun lalu. Namun hingga saat ini persidangan masih tetap digelar karena Pemprov DKI melakukan kasasi.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah membenarkan, pekerjaan sodetan masih menunggu hasil pengadilan untuk melanjutkan proyek tersebut.

"Jadi BBWSCC menunggu keputusan plus action begitu ada keputusan," ujarnya.

Dikatakannya, sodetan menjadi proyek yang penting dalam mengatasi banjir di Jakarta. Oleh karena itu pihaknya berharap proyek pemerintah pusat tersebut bisa tetap dilanjutkan.

"Tapi kalau Ciliwung meluap, maka air itu bisa dialirkan ke KBT. KBT ini hujan sebesar apapun saat ini daya tampungnya masih oke, di KBT juga masih bersih tidak ada gubuk-gubuk liar," pungkasnya



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon