Jubir TNI: Jangan Menduga-duga TNI Keroyok Geng Motor

Jumat, 13 April 2012 | 21:50 WIB
BH
WP
Ilustrasi geng motor
Ilustrasi geng motor (Antara)
Dua anggota TNI tertembak yakni anggota Yonif Linud 503 Kostrad Prada Akbar Fidi Aldian dan Klasi Sugeng.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksamana Muda, Iskandar Sitompul, membenarkan ada dua anggota TNI tertembak. Oknum penembak tak dikenal dan melarikan diri mengendarai mobil Yaris.

"Ya benar. Ada dua anggota TNI yang tertembak. Atas nama, Klasi Sugeng Riyadi dan anggota Yonif Linud 503 Kostrad, Prada Akbar Fidi Aldian. Klasi Sugeng luka tembak di telinga kanan, sedangkan Prada Akbar dada kanan atas. Kondisi mereka baik, sekarang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Darat," ujarnya kepada Beritasatu.com hari ini.

Dikatakan Iskandar, kasus penembakan ini ditangani Polres Jakarta Pusat di bawah monitor Kodim 0501 Jakarta Pusat.

"Sekarang sedang didalami kasusnya. Ditangani Polres Jakarta Pusat, dibawah monitor Kodim 0501 Jakarta Pusat. Oknum penembak tak dikenal. Setelah menembak, kabur ke Rawa Sari dengan mobil Yaris," tambahnya.

Menyoal dugaan anggota TNI terlibat dalam aksi pengeroyokan kelompok bermotor, Iskandar menuturkan, sebaiknya jangan menduga-duga. Serahkan kepada kepolisian untuk menuntaskan kasus ini.

"Jangan menduga-duga. Sebaiknya, jangan berandai-andai. Karena, nanti suasananya menjadi keruh. Biarkan polisi bekerja dengan serius menuntaskan kasus ini," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon