Kasus Penyerangan Novel, Polisi Periksa 19 Saksi
Senin, 17 April 2017 | 12:24 WIB
Jakarta - Tim penyidik kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan, telah memeriksa 19 saksi untuk dimintai keterangan. Selanjutnya, penyidik akan mencocokan keterangan saksi dengan gambar kamera pengawas atau CCTV untuk mengungkap pelaku penyiraman cairan H2So4 (asam sulfat) ke wajah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.
"Jadi untuk kasus korban penyiraman air keras, kasus pak Novel Baswedan, bahwa saksi sudah kita lakukan periksa hari ini terakhir 19 orang," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (17/4).
Dikatakannya, penyidik mendalami pemeriksaan saksi berkaitan dengan kegiatan keluar-masuk orang di perumahan korban.
"Kemudian dari pada saksi ini akan kita sinkronkan kembali. Memang ada beberapa CCTV yang ada di lingkungan sana yang kita ambil, dan sekarang masih kita analisa. Setelah kita analisa CCTV, kita akan sinkronkan dengan keterangan para saksi," ungkapnya.
Menyoal apakah ada saksi yang merupakan penyidik KPK, Argo mengaku tidak tahu. "Yang jelas saksi yang diperiksa yang ikut dalam kegiatan sholat di sana, mengetahui keluar masuknya orang terutama pak RT, pak RW, tetangga yang kami mintai keterangan," katanya.
Ia menuturkan, apapun informasi dari masyarakat akan ditampung penyidik dan dianalisa, baik itu berbentuk foto atau keterangan.
"Tapi tentu kami perlu identifikasi, klarifikasi apakah betul foto ini dengan keterangan para saksi. Masih kami dalami kembali. Masih kami singkronkan keterangan para saksi dengan info yang diterima dari masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, penyidik belum mendapatkan keterangan dari Novel, karena masih dalam prose pemulihan. "Belum punya info dari pak Novel, masih sakit. Setelah dinyatakan lebih baik, nanti kami periksa," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




