Rachel Maryam Laporkan Akun Twitter Palsu ke Polda Metro

Senin, 17 April 2017 | 18:26 WIB
BM
FH
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: FER
Artis Rachel Maryam berjalan sebelum pelantikan anggota DPR/DPD periode 2014- 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10).
Artis Rachel Maryam berjalan sebelum pelantikan anggota DPR/DPD periode 2014- 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10). (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Anggota Komisi I DPR, Rachel Maryam Sayidina, melaporkan sebuah akun twitter, karena diduga menyebarkan informasi bohong kepada publik. Ironisnya, nama akun tersebut mirip dengan milik Rachel, sehingga seakan-akan yang menyampaikan kabar itu adalah dirinya.

"Saya hari ini datang untuk melaporkan pemalsuan akun twitter saya. Ada sebuah akun yang berpura-pura menjadi diri saya, menggunakan foto saya, dengan nama akun yang sekilas tampak sama seperti milik saya, tapi sebetulnya berbeda," ujar Rachel, di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/4).

Dikatakannya, akun twitter Rachel (@cumarachel) menggunakan huruf "L" kecil di bagian belakang. Sementara, akun palsu itu menggunakan huruf "i" kapital di belakang (@cumaracheI).

"Jadi sekilas sama. Nama akun twitter ini sudah mem-posting berita-berita yang tidak sesuai dengan pikiran dan pendapat saya," ungkapnya.

Ia menyampaikan, akun twitter palsu itu sempat berkicau tentang pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Namun, isinya di luar dari pemikiran dan pendapat Rachel.

"Akun twitter ini sudah memposting berita-berita yang tidak sesuai dengan pikiran dan pendapat saya. Saya melaporkan ini, karena kita ingin menjadi pembelajaran, bahwa kita menginginkan Pilkada yang sehat. Artinya kita juga harus menjalankan semuanya dengan cara-cara yang sehat. Dan saya lihat ini cara-cara tidak sehat. Kami tidak menginginkan ini terjadi di kemudian hari, karena ini bisa terjadi ke siapa saja sebetulnya," katanya.

Menyoal isi cuitannya seperti apa, Rachel mengatakan, banyak sekali. Salah satunya, "Awalnya simpati sama mas Anies karna Santun & Muslim, Tapi ternyata... Saya kecewa dibohongi#SyiahBersamaAnies," begitu cuitan akun twitter palsu yang dipermasalahkan Rachel.

"Yang pasti tak sejalan dengan pandangan saya. Saya ini kan Jubir (juru bicara) paslon nomor urut tiga mas Anies dan bang Sandi. Isi cuitannya seakan-akan saya kecewa dengan paslon, karena ada cuitan yang mem-framing seakan-akan mas Anies bersama Syiah. Nah ini sama sekali bukan cuitan saya, dan saya anggap ini bermuatan fitnah," tegasnya.

Rachel resmi membuat laporan dengan nomor LP/1899/IV/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus, terkait pencemaran nama baik melalui media sosial, Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 46 ayat 1 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

"Akun itu, semuanya sama persis. Pakai foto saya pribadi. Hanya bedanya 'L' kecil dan 'I' besar (kapital) di belakang. Tapi kalau dibaca, ya keliatan sekilas benar-benar sama. Kemudian di akun saya ada tulisannya 'bismillah', mereka 'basmalah'. Semua sama, bio-nya sama. Semula background profilnya sama, tapi semalam sudah diganti. Ini saya laporkan supaya bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar berdemokrasi yang sehat," tandasnya.







Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon