Belum Ada yang Diamankan Terkait Pembakaran Karangan Bunga Basuki-Djarot
Senin, 1 Mei 2017 | 16:21 WIB
Jakarta - Massa buruh membakar karangan bunga yang dikirim warga Jakarta kepada Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, di tengah peringatan Hari Buruh atau May Day, di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, hari ini. Belum ada yang diamankan terkait aksi pembakaran itu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, polisi akan mengecek apakah ada unsur pidana terkait pembakaran itu.
"Belum ada (pelaku yang diamankan). Nanti kita cek dulu unsur di lapangan apakah itu suatu tindak pidana atau bukan," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/5).
Dikatakannya, ada sekitar tiga karangan bunga yang dibakar oknum massa buruh di lokasi.
"Itu bunga-bunga, sudah tidak terpakai, ada di samping-samping pinggir jalan. Kita dengan cepat mematikan api itu. Ada dua sampai tiga karangan bunga yang terbakar ya, langsung kita matikan," ungkapnya.
Ia menyampaikan, belum mengetahui latar belakang oknum buruh membakar karangan bunga itu.
"Namanya psikologi massa, jumlah massa banyak begitu, itu tentunya pasti ada suatu psikologi di situ," katanya.
Argo menuturkan, aksi pembakaran itu tidak sampai memancing massa lain melakukan tindakan anarkis.
"Ternyata yang lain tidak terpancing juga. Kita sudah koordinasi, agar bagaimana kegiatan ini tidak sampai anarkis," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




