Lord Nazir Ahmed

Tawarkan Hadiah Tangkap Obama dan Bush, Partai Buruh Skors Lord Ahmed

Senin, 16 April 2012 | 17:00 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Lord Nazir Ahmed
Lord Nazir Ahmed (Istimewa)
Jika Partai Buruh ingin menskor saya, mereka harus menunjukkan beberapa bukti

Partai Buruh Ingggris menangguhkan keanggotaan Lord Nazir Ahmed.

Dia dia dituduh mengeluarkan pernyataan, bahwa dirinya menawarkan hadiah 10 juta pound, bagi siapa yang dapat menangkap Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan George Bush.

Lord Ahmed dilaporkan menyampaikan pernyataan tersebut, setelah Amerika Serikat menawarkan hadiah 10 juta dolar untuk menangkap pendiri kelompok Islam militan yang berbasis di Pakistan.

Namun Lord Ahmed menolak bahwa dirinya menawarkan hadiah. Dia hanya mengatakan bahwa dirinya berbicara mengenai kejahatan perang di Irak dan Afghanistan.

Partai Buruh mengatakan jika komentar Lord Ahmed benar adanya, maka mereka mengecam hal itu.

Pernyataan Lord Ahmed dipublikasikan oleh surat kabar Express Tribune, bahwa dirinya merespon pernyataan Washington.

Awal bulan ini Washington menawarkan 10 juta dolar untuk informasi dan menangkap Hafiz Saeed, pendiri kelompok militan Lashkar-e-Taiba.

Pemerintah India menyalahkan Saeed dan organisasinya melakukan beberapa serangan militan di wilayahnya termasuk serangan Mumbai pada tahun 2008.

Lord Ahmad, seperti ditulis Express Tribune, mengatakan," Jika Amerika Serikat dapat mengumumkan hadiah 10 juta dolar untuk menangkap Hafiz Saeed, maka saya dapat mengumumkan menyediakan hadiah 10 juta pound, untuk menangkap Presiden Obama dan pendahulunya George Bush."

Dalam surat kabar Pakistan itu disebutkan pula bahwa, Lord Ahmed akan mengusahakan dana itu meskipun harus menjual aset termasuk rumahnya.

Surat kabar itu menulis, pernyataan itu disampaikan di Haripur, Pakistan.

Juru bicara Partai Buruh mengatakan, Lord Ahmed diskor untuk kepentingan investigasi.

Namun Lord Ahmed mengatakan dirinya tidak mengetahui kalau diskor.

"Mereka menskor saya? ini mengejutkan. Saya tidak tahu," katanya kepada AP.

"Saya tidak mengatakan hadiah. Saya katakan bahwa terdapat kejahatan perang di Irak dan Afghanistan. Dan orang-orang yang dituduh terlibat, yakni George W Bush dan Tony Blair, yang terlibat dalam perang ilegal, dan kita harus memberlakukan keadilan."

"Saya tidak berpikir ada yang salah dengan itu."

Dia menambahkan," Jika Partai Buruh ingin menskor saya, mereka harus menunjukkan beberapa bukti."

Pada tahun 2009, Lord Ahmed di penjara setelah tertangkap mengirimkan pesan singkat sambil mengendarai mobil, beberapa menit sebelum terjadi kecelakaan fatal.

Dia dibebaskan setelah dibui 16 hari, ketika pengadilan banding memutuskan masa tahanannya ditangguhkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon