SBY: Saya Sering Jadi Korban Hoax dan Fitnah
Minggu, 7 Mei 2017 | 11:22 WIB
Mataram – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku kerap menjadi korban berita bohong atau hoax serta fitnah. Misalnya, saat masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Saya pribadi, keluarga SBY, kita, sering menjadi korban hoax, korban fitnah. Belum lama ini dalam rangkaian Pilgub Jakarta, luar biasa hoax, fitnah yang ditimpakan kepada saya, keluarga dan semua sahabat-sahabat kita. Adil tidak? Tidak adil," kata SBY dalam sambutannya usai acara penandatangan petisi ant- hoax dan fitnah yang digagas Demokrat di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (7/5).
Menurut SBY, maraknya kabar hoax dan fitnah sepatutnya tak boleh dibiarkan. Dia juga mengingatkan agar penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. "Pemberantasan hoax dan fitnah juga tidak boleh tebang pilih. Adil. Negaranya adil, pemerintahannya adil, polisinya adil, penegak hukumnya adil, semua adil. Ini yang menjadi tiang dan kokohnya NKRI," tegas Presiden RI keenam ini.
Dia juga berkomitmen untuk mendukung pers. Pers yang merdeka, tetapi juga bertanggungjawab dan adil. "Pers itu tidak boleh terlalu membela pihak-pihak tertentu. Terlalu menghajar pihak-pihak yang lain. Namanya tidak adil," ucapnya.
"Dari Mataram ini kita kumandangkan gerakan nasional, bahkan internasional setop hoax dan fitnah. Kita dukung pers yang merdeka, adil dan bertanggungjawab," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




