Buka Rakernas, SBY Minta Kader Lebih Dekat dengan Rakyat

Senin, 8 Mei 2017 | 12:48 WIB
CP
JS
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: JAS
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrat di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, Senin, 8 Mei 2017. Rakernas yang berlangsung hingga 9 Mei 2017 itu bertemakan
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrat di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, Senin, 8 Mei 2017. Rakernas yang berlangsung hingga 9 Mei 2017 itu bertemakan "Rapatkan Barisan, Gerakkan Mesin Partai Menuju Kemenangan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019" yang dihadiri 2.621 pengurus dan anggota Partai Demokrat dari seluruh Indonesia. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Mataram – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrat bertujuan menyatukan dan meningkatkan semangat serta tekad seluruh pengurus. Selain itu, rakernas juga diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar dan kerja keras kader untuk keberhasilan perjuangan Demokrat dua tahun ke depan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berpidato pada pembukaan Rakernas Demokrat di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (8/5).

SBY meminta para pengurus Demokrat dari pusat dan daerah agar lebih meningkatkan kedekatan sekaligus kebersamaan dengan rakyat. "Serap aspirasi dan harapan rakyat dan berjuang untuk mewujudkannya. Peduli terhadap permasalahan rakyat dan ikut mencarikan solusinya," kata SBY.

Menurutnya, rakyat jangan dibiarkan kehilangan harapan dan kepercayaan, karena tak ada yang peduli dan mendengarkan aspirasi.

SBY juga meminta kader berjuang sekuat tenaga memenangkan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018 dan Pemilu 2019. Dia bersyukur atas izin dan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa ditambah kerja keras, Demokrat sukses dalam Pilkada Serentak 2015 dan 2017. "Insya Allah kita bisa sukses kembali dalam Pilkada Serentak tahun 2018," ujarnya.

"Alhamdulilah kita juga pernah berhasil dalam Pemilu 2004 dan Pemilu 2009, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden dan wakil presiden. Insya Allah kita bisa berhasil lagi dalam Pemilu 2019 mendatang."





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon