Manulife Asset Akan Luncurkan Reksa Dana Syariah
Kamis, 11 Mei 2017 | 17:05 WIB
Semarang - Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) akan meluncurkan reksa dana pendapatan tetap berbasis syariah dengan harapan dapat menjadi tempat investasi bagi investor pemula.
"Kita anggap reksa dana yang diluncurkan ini, yakni Manulife Syariah Sukuk Indonesia (MSSI) bisa menjadi solusi bagi investor pemula serta menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengembangkan dana simpanannya sesuai dengan prinsip syariah," ujar Presiden Direktur MAMI Legowo Kusumonegoro di Semarang, Kamis.
Ia menambahkan reksa dana MSSI itu juga menawarkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi dari deposito syariah. Selain itu, reksa dana itu juga akan membagikan dividen sebagian imbal hasil setiap bulannya ke rekening investor layaknya bunga deposito.
"Harapannya bisa memberikan imbal hasil kepada investor atau minimal setara dengan rata-rata bagi hasil deposito syariah 1 bulan ditambah 2 persen setelah pajak," katanya.
Legowo mengatakan reksa dana MSSI memiliki tingkat risiko yang relatif rendah , karena pemilihan aset yang diinvestasikan di portofolio reksa dana MSSI adalah sukuk dengan tenor yang pendek, sehingga memiliki likuiditas.
"Reksa dana MSSI itu juga dapat dijadikan sebagai sarana lindung nilai, investor yang sudah memiliki investasi di reksa dana saham pun dapat memanfaatkan reksa dana MSSI sebagai penyeimbang di saat volatilitas pasar saham sedang tinggi," katanya.
Ia mengemukakan berdasarkan backtesting yang dilakukan, secara historis MSSI memberikan kinerja lebih tinggi dibandingkan produk perbankan.
Ia memaparkan bahwa reksa dana MSSI mengalokasikan 85 persen hingga 100 persen dari aset yang dikelola untuk diinvestasikan di sukuk pemerintah maupun korporasi, dan 0-15 persen di instrumen pasar uang syariah di bawah 1 tahun.
Ia menyampaikan reksa dana MSSI ini sedianya akan diluncurkan dan ditawarkan ke masyarakat muIai 12 Mei 2017 dengan minimum pembelian awal Rp10.000.
Reksa dana MSSI menjadi reksa dana syariah ketiga yang dikelola oleh MAMI. Sebelumnya MAMI telah mengelola reksa dana Manulife Syariah Sektoral Amanah (MSSA) dan reksa dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dolar AS (MANSYAF) yang keduanya merupakan reksa dana saham syariah.
Legowo Kusumonegoro mengharapkan bertambahnya jumlah produk investasi di MAMI dapat meningkatkan jumlah investor sehingga memperkuat industri pasar modal Indonesia.
"Investor reksa dana di domestik sekitar 500.000 investor, saat ini MAMI memiliki sebanyak 180.000 investor. Tahun ini diharapkan jumlah investor lebih tinggi 10-15 persen," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




