Kolaborasi Desainer Indonesia-Australia Pukau Masyarakat Sydney
Minggu, 14 Mei 2017 | 20:21 WIB
Jakarta - Kerja sama lima perancang busana Indonesia dan seorang perancang Australia terkemuka pada pagelaran "IndonesiaBeautiful" kedua telah memukau masyarakat dari kedua negara, terutama yang berada di kota Sydney, Australia.
Konsul Penerangan, Sosial dan Budaya, Konsulat Jenderal RI di Sydney, H Dimara, menyebutkan, kegiatan promosi busana, IndonesiaBeautiful, telah digelar pada 11-13 Mei 2017 di Little Bay yang berjarak sekitar 15 km dari pusat Kota Sydney.
IndonesiaBeautiful yang terdiri atas beberapa kegiatan, salah satunya merupakan pagelaran busana karya perancang Indonesia dan Australia yang telah digelar pada Jumat (12/5).
Lima perancang busana dari Indonesia adalah Ariy Arka, Dana Duryatna, Erdan Mardani, Komarudin Kudiya, dan Tudi Adib. Sementara itu, perancang dari Australia yang ikut tampil dalam pageralan busana IndonesiaBeautiful adalah Jenny Kee, yang juga seorang ikon busana Australia tahun 1980-an.
"Kerja sama Indonesia dan Australia di bidang ekonomi kreatif berkembang pesat, dan telah menjadi salah satu pilar penting bagi kedua negara," ungkap Konjen RI Sydney, Yayan G.H. Mulyana pada pembukaan acara.
Karya para perancang tersebut dibawakan 32 model perempuan dan laki-laki yang berpartisipasi secara sukerala, dan berasal dari latar belakang profesi dan negara yang beragam.
Kerja sama para perancang Indonesia dan Australia pada IndonesiaBeautiful2 tersebut merupakan sebuah pengakuan semakin menguatnya kerja sama kedua negara di bidang busana, yang merupakan salah satu sektor penting di bidang industri kreatif.
Kerja sama ini juga merupakan peluang yang tepat untuk menjajaki hubungan bisnis, dan wadah saling belajar antara para perancang busana Indonesia dan Australia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




