Bupati Anas Sambangi Mahasiswa Penerima Beasiswa di Surabaya

Sabtu, 20 Mei 2017 | 21:14 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengunjungi sejumlah mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas yang berkuliah di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 20 Mei 2017.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengunjungi sejumlah mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas yang berkuliah di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 20 Mei 2017. (Istimewa)

Surabaya - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengunjungi sejumlah mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas yang berkuliah di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (20/5).

Anas mengunjungi dua mahasiswa, Syakir Rahman dan Ahmadi Iqbal Hanafi, di tempat kos-nya di kawasan Wonocolo, Surabaya. Kedua mahasiswa itu, berkuliah di UIN Sunan Ampel masing-masing jurusan Sastra Inggris serta Ilmu Alquran dan Tafsir.

"Saya kebetulan baru sampai di Surabaya karena pas hari yang sama ada acara Menteri PAN-RB terkait inovasi pelayanan publik. Jadi ya saya manfaatkan sekalian untuk mengecek program beasiswa, kita evaluasi dengan melihat mahasiswa penerimanya langsung di tempat kosnya, untuk perbaikan skema beasiswa ke depan karena dananya akan terus ditambah. Jadi, harus efektif agar berguna bagi anak-anak muda Banyuwangi," ujar Anas.

Dia mengatakan, Pemkab Banyuwangi sudah menggelontorkan sekitar Rp15 miliar untuk memberi beasiswa kepada 700 anak muda yang kuliah di berbagai perguruan tinggi dalam program Beasiswa Banyuwangi Cerdas. Para mahasiswa diberi sejumlah dana yang bisa dimanfaatkan untuk membayar biaya kuliah dan biaya penunjang, seperti membeli buku atau laptop.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, terlihat akrab berdialog dengan dua mahasiswa penerima Beasiswa Banyuwangi Cerdas, sambil lesehan di kamar kos, di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 20 Mei 2017.

Anas terlihat akrab berdialog dengan dua mahasiswa itu sambil lesehan di kamar kos. "Ini kosnya meskipun belum rapi, cukup bagus. Ya kalau jemuran baju di mana-mana sama lah dulu mahasiswa saya juga begitu. Ini sekamar diisi dua orang. Dulu saya sekamar diisi puluhan orang. Kalau mandi, antrinya bisa sejam," kata alumnus Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FSUI) itu.

Dalam kesempatan ini, Anas juga menyemangati para anak muda penerima beasiswa agar terus berjuan meraih cita-cita.

"Ya namanya anak muda harus berjuang. Jatuh-bangun itu biasa. Bagaimana di tengah kesulitan bisa eksis, itu tantangannya. Seperti Syakir ini keren, di tengah belajar Sastra Inggris, dia nyambi kerja di laundry. Saya bangga," kata Anas.

Sementara itu, Syakir tak menyangka jika dikunjungi Bupati Anas di pondokannya yang sederhana. "Saya dikasih tahu mendadak kalau Pak Anas mau ke sini. Saking kagetnya saya malah lupa bilang terima kasih ke Pak Bupati tadi secara langsung," ujarnya.

Syakir yang kini duduk di semester 8 di UIN Sunan Ampel mengaku, beasiswa ini sangat membantu studinya. "Saya dapat uang buku, laptop, kos hingga biaya studi banding," kata Syakir.

Untuk mendapat beasiswa Banyuwangi Cerdas, kata Syakir, harus fokus dan penuh perjuangan.

"Setelah baca-baca dan memenuhi syarat yang dibutuhkan, saya langsung mendaftar. Saya mengajukan proposal. Harus menunggu, tapi dimaklumi sih, karena peminatnya banyak. Alhamdulillah saya bisa jadi salah satu penerimanya," kata Syakir.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon