Humpuss Gencar Bidik Proyek Pengangkutan Gas
Minggu, 21 Mei 2017 | 02:07 WIB
JAKARTA – PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) membidik kontrak transportasi pengiriman gas untuk 10 pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) yang ditawarkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Tender tersebut sebagai upaya perseroan untuk mendongkrak kinerja keuangan ke depan.
Sekretaris Perusahaan Humpuss Intermoda Transportasi Dayono mengatakan, perseroan bakal merealisasikan sejumlah ekspansi tahun ini. Satu dari beberapa ekspansi yang disiapkan adalah membidik kontrak transportasi pengiriman gas PLTG yang dilelang PLN. "Kami mengikuti seluruh tender pengiriman gas PLTG yang ditawarkan PLN," katanya di Jakarta, Kamis (18/5) malam.
Guna mendukung pengerjaan proyek tersebut, dia menjelaskan, perseroan bakal menambah jumlah armada bisnis pengiriman gas alam cair (liquid natural gas/LNG) tahun ini. Penambahan jumlah kapal akan disesuaikan dengan total kontrak baru yang dimenangkan, karena perseroan belum tentu bisa menjadi pemenang seluruh tender PLN tersebut.
Terkait belanja modal (capital expenditure/ capex) tahun ini, Presiden Direktur Humpuss Theo Lekatompessy mengatakan, perseroan menyiapkan sebesar US$ 130 juta. Jumlah itu lebih tinggi dari realisasi capex tahun lalu mencapai US$ 36 juta. Sumber pendanaan berasal dari pinjaman bank dan pemanfaatan untuk membeli delapan unit kapal baru.
Dia menambahkan, belanja modal senilai US$ 48 juta bakal diserap untuk membiayai pembelian kapal untuk bisnis FSRU Jawa 1 dan FSU Benoa. Perseroan juga akan membeli kapal sektor petrochemical dan oil dengan alokasi dana masing-masing US$ 22 juta dan US$ 13 juta.
"Kami juga menyisihkan sebagian dana untuk membiayai pembelian kapal offshore support – DSWB, dregging, dan marine support masing-masing sebesar US$ 25 juta, US$ 17 juta dan US$ 5 juta," ujarnya.
Dia menambahkan, Humpuss akan bersikap konser vatif dalam menjalankan tahun ini, meskipun perseroan gencar untuk mengikuti banyak tender pengangkutan minyak dan gas (migas). Perseroan juga akan menerapkan rekonfigurasi strategi, yakni perseroan beroperasi sejalan dengan kesempatan di pasar, rencana pemerintah, serta kemampuan perseroan.
Sementara itu, rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Humpuss memutuskan dividen senilai Rp 17,3 miliar atau sebesar Rp 2,55 per saham. Dividen ini setara dengan 50% laba bersih perseroan tahun lalau sebesar Rp 34,6 miliar.
Pembagian dividen tersebut merupakan yang pertama dalam lima tahun terakhir. Perseroan memang sudah berkomitmen untuk membagikan dividen kepada pemegang saham tahun ini setelah melalui restrukturisasi keuangan dalam 2-3 tahun terakhir. (*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




