Garda Pemuda Nasdem Ajak Masyarakat Lawan Aksi Teror
Kamis, 25 Mei 2017 | 16:34 WIB
Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Pemuda NasDem mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur. Aksi bom bunuh diri merupakan tindakan biadab yang tidak dibenarkan dalam ajaran agama manapun.
"Kami mengutuk keras upaya gerakan terorisme dengan melakukan peledakan bom bunuh diri seperti ini. Ajaran agama manapun tentu tidak membenarkan tindakan terkutuk yang membuat resah masyarakat," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Pemuda NasDem, Prananda Paloh, di Jakarta, Kamis (25/5).
Dalam aksi itu sendiri telah menewaskan tiga anggota Polri. Masing-masing Bripda Taufan, Bripda Ridho Setiawan dan Bripda Gilang Adinata saat bertugas di Terminal Kampung Melayu. Selain korban jiwa, dalam aksi itu juga mengakibatkan enam anggota Polri dan lima masyarakat sipil luka-luka.
Diyakini Prananda, aksi tersebut sengaja dilakukan untuk membuat kondisi tidak kondusif yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Anggota DPR Komisi I itu menghimbau, segenap pemuda Indonesia untuk ikut terlibat memerangi terorisme agar mereka tidak memiliki ruang gerak di bumi Indonesia dengan memutus mata rantai jaringan yang mereka miliki.
Sebagai garda terdepan dalam mengambil peran strategis untuk membangun semangat restorasi di Indonesia, dirinya pun mengajak seluruh kekuatan muda terutama Garda Pemuda Nasdem dari tingkat pusat sampai daerah melawan dan memusnahkan ideologi terorisme yang mengatas namakan agama.
"Kami telah menginstruksikan seluruh kader Garda Pemuda Nasdem baik dari tingkat pusat sampai daerah, dan mengejak seluruh pemuda Indonesia untuk melawan terorisme sampai keakar-akarnya," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




