Djarot Larang Konvoi Sahur On The Road

Sabtu, 27 Mei 2017 | 12:49 WIB
LT
YD
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: YUD
Plt. Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat
Plt. Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat (Antara/Rivan Awal Lingga)

Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat melarang adanya konvoi sahur on the road (SOTR) dengan menggunakan sepeda motor.

Ia mengimbau, lebih baik SOTR dilakukan dilingkungan masing-masing. Untuk menghindari konflik antar warga.

"Saya minta sahur on the road dilakukan di tempat masing-masing. Boleh di jalan tapi jangan keliling dengan menggunakan motor," kata Djarot seusai salat tarawih pertama di Masjid Raya Hasyim Asy'ari, Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (26/5).

Dikhawatirkan akan mengganggu masyarakat sekitar dan menimbulkan konflik antar warga bila SOTR dilakukan dengan konvoi motor dan turun ke jalan-jalan di Ibu Kota pada dini hari.

"Ini akan menimbulkan konflik. Karena beberapa kali saya ketemu, mereka malah saling ejek," ujarnya.

Tidak hanya itu, kebanyakan peserta SOTR membawa cat pewarna semprot. Kemudian mencoret-coret dinding atau jalan yang mereka lalui.

"Ini kan bulan suci Ramadan. Kita kan menyucikan hati kita, kok malah Clear coret bikin kotor. Tembok enggak salah dipilox," tuturnya.

Kalau mereka mau menyalurkan kreativitas, lanjutnya, bilang saja kepadanya. Djarot siap memberikan pekerjaan kepada mereka. Yakni mengecat tembok atau mengecat bedah rumah di Cilincing.

"Kalau mau mengecat lantai, saya kasih kerjaan. Kalau kurang kerjaan pas sahur bilang. Nanti aku kasih kerjaan. Mendingan disuruh ngecat rumah daripada corat-coret," tegasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon