Christian Louboutin Tak Peduli Jika Sepatunya Menyakiti Pemakainya
Kamis, 19 April 2012 | 13:18 WIB
Ia menyebutnya kenikmatan yang disertai rasa sakit.
Christian Louboutin, desainer sepatu yang karyanya sangat mahal dan diburu oleh sosialita kelas atas, ternyata tidak peduli dengan keyamanan pemakainya.
“Jika Anda tidak bisa berjalan dengan sepatu itu, ya jangan dipakai,” ujarnya santai.
Louboutin mengatakan sepatu tumit tinggi adalah “kenikmatan yang disertai rasa sakit”. Karenanya ia tidak memiliki simpati bagi para perempuan yang mengeluh saat mengenakan sepatu karena ia pernah melihat penyanyi Tina Turner tampil selama tiga jam di Madison Sqaure Garden di New York mengenakan sepatu hak tinggi.
“Aku tidak memiliki banyak simpati. Jika Tina Turner bisa tampil di panggung dengan memakai sepatu hak tinggi selama tiga jam, Anda tidak bisa mengatakan padaku bahwa sepatu hak tinggi sangat tidak mungkin untuk dikenakan. Sepatu tumit tinggi adalah kenikmatan yang disertai rasa sakit,” katanya pada majalah Grazia.
Louboutin sebelumnya mengatakan pada Daily Telegraph bahwa meskipun ia tidak terobsesi dengan seks, ia yakin bahwa ada elemen seksual pada sepatu.
“Aku bukan seorang yang obsesif terhadap seks. Namun jangan lupa bahwa seorang Freud memiliki cetakan sebuah kaki dengan sebuah busur di kantornya. Sepotong kaki adalah penting bagi Freud,” ujarnya.
Sepatu yang pertama kali ia desain dengan namanya, terinspirasi oleh Putri Diana. Louboutin mengklaim ia melihat foto Diana yang terlihat sedih dan bosan ketika suaminya sedang memberi pidato. “Aku berpikir, apa yang bisa membuatnya tersenyum?” kata Louboutin.
Hasilnya adalah Love Shoe, sebuah sepatu datar model pump dengan pinggiran yang kontras, yang ketika dilihat dari atas akan terbaca kata “Love” yang terangkai ketika dua sepatu kiri-kanan didekatkan.
Sepengetahuan Louboutin, Putri Diana tidak pernah menggunakannya, namun ribuan perempuan lainnya memakai.
Kemudian ia memiliki ide, yaitu sepatu yang memiliki belahan – seperti belahan dada pada kerah yang rendah.
“Orang-orang memiliki masalah dengan sepatu yang terbuka di bagian jari. Terutama Prancis. Tuhanku, Anda tidak bisa menjual sandal kepada perempuan Prancis karena mereka tidak melakukan pedikur dan kaki mereka sangat buruk. Kemudian aku terinspirasi ketika Putri Diana berdansa dengan John Travolta yang menginspirasiku. Diana memakai sepatu Inggris yang sangat buruk dan memperlihatkan separuh jari kakinya. Sepatu itu terlihat norak tapi entah mengapa tampak bagus,” kata Louboutin.
Untuk lelaki, desainer ini menolak memberikan hak tinggi pada sepatu lelaki, meski ia bersimpati karena sekarang para lelaki terpaksa menggunakannya karena perempuan kebanyakan jadi lebih tinggi. Menurutnya hal itu akan membuat lelaki seperti memakai kaki palsu dan ini sangat konyol.
Louboutin kini terkenal dengan ciri khas sol sepatu warna merah yang menurutnya didapatkannya secara tanpa sengaja.
“Ada sepatu yang dikembalikan dari pabrik karena hasilnya tidak sama dengan sketsaku. Kemudian aku menggunakan sebotol cat kuku warna merah yang kuoleskan di bawah sol sepatu. Masalah terpecahkan,” kata Louboutin.
Christian Louboutin, desainer sepatu yang karyanya sangat mahal dan diburu oleh sosialita kelas atas, ternyata tidak peduli dengan keyamanan pemakainya.
“Jika Anda tidak bisa berjalan dengan sepatu itu, ya jangan dipakai,” ujarnya santai.
Louboutin mengatakan sepatu tumit tinggi adalah “kenikmatan yang disertai rasa sakit”. Karenanya ia tidak memiliki simpati bagi para perempuan yang mengeluh saat mengenakan sepatu karena ia pernah melihat penyanyi Tina Turner tampil selama tiga jam di Madison Sqaure Garden di New York mengenakan sepatu hak tinggi.
“Aku tidak memiliki banyak simpati. Jika Tina Turner bisa tampil di panggung dengan memakai sepatu hak tinggi selama tiga jam, Anda tidak bisa mengatakan padaku bahwa sepatu hak tinggi sangat tidak mungkin untuk dikenakan. Sepatu tumit tinggi adalah kenikmatan yang disertai rasa sakit,” katanya pada majalah Grazia.
Louboutin sebelumnya mengatakan pada Daily Telegraph bahwa meskipun ia tidak terobsesi dengan seks, ia yakin bahwa ada elemen seksual pada sepatu.
“Aku bukan seorang yang obsesif terhadap seks. Namun jangan lupa bahwa seorang Freud memiliki cetakan sebuah kaki dengan sebuah busur di kantornya. Sepotong kaki adalah penting bagi Freud,” ujarnya.
Sepatu yang pertama kali ia desain dengan namanya, terinspirasi oleh Putri Diana. Louboutin mengklaim ia melihat foto Diana yang terlihat sedih dan bosan ketika suaminya sedang memberi pidato. “Aku berpikir, apa yang bisa membuatnya tersenyum?” kata Louboutin.
Hasilnya adalah Love Shoe, sebuah sepatu datar model pump dengan pinggiran yang kontras, yang ketika dilihat dari atas akan terbaca kata “Love” yang terangkai ketika dua sepatu kiri-kanan didekatkan.
Sepengetahuan Louboutin, Putri Diana tidak pernah menggunakannya, namun ribuan perempuan lainnya memakai.
Kemudian ia memiliki ide, yaitu sepatu yang memiliki belahan – seperti belahan dada pada kerah yang rendah.
“Orang-orang memiliki masalah dengan sepatu yang terbuka di bagian jari. Terutama Prancis. Tuhanku, Anda tidak bisa menjual sandal kepada perempuan Prancis karena mereka tidak melakukan pedikur dan kaki mereka sangat buruk. Kemudian aku terinspirasi ketika Putri Diana berdansa dengan John Travolta yang menginspirasiku. Diana memakai sepatu Inggris yang sangat buruk dan memperlihatkan separuh jari kakinya. Sepatu itu terlihat norak tapi entah mengapa tampak bagus,” kata Louboutin.
Untuk lelaki, desainer ini menolak memberikan hak tinggi pada sepatu lelaki, meski ia bersimpati karena sekarang para lelaki terpaksa menggunakannya karena perempuan kebanyakan jadi lebih tinggi. Menurutnya hal itu akan membuat lelaki seperti memakai kaki palsu dan ini sangat konyol.
Louboutin kini terkenal dengan ciri khas sol sepatu warna merah yang menurutnya didapatkannya secara tanpa sengaja.
“Ada sepatu yang dikembalikan dari pabrik karena hasilnya tidak sama dengan sketsaku. Kemudian aku menggunakan sebotol cat kuku warna merah yang kuoleskan di bawah sol sepatu. Masalah terpecahkan,” kata Louboutin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




