Perampokan dan Pembunuhan di SPBU Daan Mogot

Perampok Siapkan Aksi Sejak Korban Berada di Bank

Sabtu, 10 Juni 2017 | 12:51 WIB
BM
AB
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: AB
Polisi menunjukkan kartu identitas atas nama Davidson Tantono, korban tewas dalam perampokan di SPBU Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, 9 Juni 2017.
Polisi menunjukkan kartu identitas atas nama Davidson Tantono, korban tewas dalam perampokan di SPBU Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, 9 Juni 2017. (Istimewa)

Jakarta - Polisi masih menyelidiki kasus perampokan terhadap Dadvison Tantono (31) di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, kemarin. Diduga, pelaku sudah menyiapkan aksi kejahatannya.

"Belum (diketahui identitas pelaku, Red). Masih dalam penyidikan. Masih olah TKP kembali, mengecek, mencari saksi-saksi, memeriksa CCTV. Masih kami dalami," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Sabtu (10/6).

Dikatakan, pelaku diduga kuat sudah menyiapkan aksinya memantau korban saat di Bank BCA Green Garden, menggembosi ban mobil korban, dan mengikuti korban ke SPBU.

"Iya (sudah dibuntuti, Red). Semuanya bisa terencana begitu. Kemudian juga di SPBU juga berani. Ini masih kami dalami," ungkapnya.

Saat ditanya apakah pelaku memang sengaja atau terpaksa menembak korban, Argo belum bisa memastikannya.

"Polisi masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti lainnya. Kami belum bisa menyimpulkan, menyampaikan kalau dugaan seperti ini (sengaja tembak korban, Red). Polisi kan enggak boleh menduga. Tetapi diduga pelaku ini sudah mengetahui atau menguntit korban, karena ban yang pecah itu seperti disobek," katanya.

Polisi menduga pelaku menyobek ban mobil ketika korban berada di dalam Bank BCA untuk mengambil uang. "Ya, saat parkir sebelum ke SPBU," tuturnya.

Ketika ditanya apakah satpam BCA juga diperiksa, Argo menyatakan,"Nanti kami cek kembali. Kira-kira yang melihat siapa, nanti diperiksa. Kan kejadian baru kemarin, kami ya kumpulkan barang bukti dahulu dan saksi-saksi yang mau dipanggil untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Argo juga menyatakan menjelang hari besar, seperti Idul Fitri, biasanya tingkat kejahatan meningkat. Kejahatan yang kerap terjadi adalah perampokan nasabah bank, pencurian kendaraan bermotor, jambret, hingga pencurian rumah kosong.

Untuk mengantisipasi kejahatan itu, polisi telah meningkatkan kegiatan rutin dengan melakukan cipta kondisi dan patroli skala besar di jalan. Partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan juga diperlukan karena polisi tidak bisa mengawasi setiap saat.

Masyarakat juga diimbau tetap waspada dan berhati-hati ketika membawa uang dalam jumlah besar. "Minimal kalau bawa mobil, ya ada lebih dari satu orang, jangan sendiri. Yang kedua, minta bantuan pengawalan Kepolisian. Kan ada tugas pengamanan. Nanti kan bisa diarahkan. Polisi kan bisa juga menghubungi polisi yang lain untuk melakukan pengawalan," katanya.

Ia menegaskan pengawalan polisi tidak dipungut biaya. "Bukan hanya boleh (minta pengamanan, Red), malah dianjurkan. Kan ada pengawalan polisi dan tidak dipungut biaya," tegasnya.

Sebelumnya diketahui, perampok menembak korban atas nama Davison Tantono hingga tewas dan menggasak tasnya berisi uang Rp 300 juta di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kejadian bermula ketika korban yang mengendarai Kijang Innova B 1136 GHY baru saja menarik uang dari sebuah bank yang tak jauh dari lokasi. Kemudian, korban masuk ke dalam SPBU untuk mengganti ban mobilnya yang gembos.

Tiba-tiba pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung mengambil tas korban berisi uang Rp 300 juta di dalam mobil. Aksi pelaku diketahui korban yang kemudian melakukan perlawanan. Sejurus kemudian, terjadi tarik-menarik tas antara korban dengan pelaku. Selanjutnya, pelaku menembak korban hingga meninggal dunia di lokasi.

Setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, jenazah korban akhirnya diambil pihak keluarga dan disemayamkan di Rumah Duka Heaven, Pluit, Jakarta Utara. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon