Pemprov DKI Akan Ubah Wajah Kolong Tol Kalijodo

Rabu, 14 Juni 2017 | 14:28 WIB
CF
IC
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: CAH
Petugas gabungan menertibkan puluhan bangunan bedeng liar di kolong tol RPTRA Kalijodo, Jakarta Utara pada Rabu siang, 14 Juni 2017.
Petugas gabungan menertibkan puluhan bangunan bedeng liar di kolong tol RPTRA Kalijodo, Jakarta Utara pada Rabu siang, 14 Juni 2017. (SuaraPembaruan/Carlos Roy Fajarta)

Jakarta - Pemprov DKI Jakarta melalui​ Pemkot Administrasi Jakarta Utara dan instansi terkait berencana akan mengubah wajah kolong tol Kalijodo di Jalan Kepanduan I, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (14/6).

Agar tidak kembali diduduki oleh warga pendatang maupun oknum preman, pihak pemda berencana akan segera melakukan persiapan untuk rencana pembangunan taman maupun area parkir tambahan sebagai pendukung fasilitas RPTRA Kalijodo.

"Lahan parkir dan taman itu nanti ada penekanan dari pak Gubernur melalui SKPD dan UKPD, tapi kita optimis bisa direalisasikan tahun ini juga," ujar Walikota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi, Rabu (14/6) siang usai meninjau sisa puing-puing bangunan di kolong tol Kalijodo.

Ia menyebutkan pihaknya sudah mengundang pihak Jasa Marga terkait proses pemanfaatan ruang atau lahan kolong tol itu sebagai areal parkir tambahan RPTRA Kalijodo serta diselingi dengan sejumlah areal taman.

"Warga yang masih bertahan sampai bangunannya dibongkar diberikan pilihan ada yang diongkosi pulang ke kampung halamannya untuk warga luar DKI, tapi ada yang bisa kita berikan rumah susun di Marunda asalkan memang memiliki KTP DKI Jakarta," tambah Wahyu.

Sementara itu, Camat Penjaringan, Muhammad Andri mengatakan pihaknya dapat membantu proses pengangkutan barang-barang milik warga ber-KTP DKI Jakarta yang memang sudah terdata untuk pindah ke Rusun Marunda.

"Dengan catatan mereka sebelumnya tidak pernah tercatat menghuni di unit Rusun milik Pemprov DKI Jakarta. Kalau sudah pernah terus balik lagi artinya ya dia memang tidak niat tinggal di rusun dan tidak ada kompensasi apapun," tegasnya.

Total ada 150 Kepala Keluarga (KK) dan 80 bangunan bedeng liar yang dibongkar oleh petugas gabungan Polres Metro Jakarta Utara, Satpol PP Pemprov DKI Jakarta, Kodim 0502/JU, PPSU, serta Dinas Kebersihan DKI Jakarta dalam penertiban tersebut.

Proses penertiban seluruh bangunan di sepanjang Jalan Kepanduan I sudah rampung pada Pukul 11.00 WIB dan hanya tinggal aktifitas petugas PPSU membersihkan tali air serta shovel yang mengandung gluten puing sampah ke truk Dinas Kebersihan DKI Jakarta.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon