Dua Warga Tibet Bakar Diri Hingga Mati
Jumat, 20 April 2012 | 13:34 WIB
Inilah kali kesekian warga Tibet melakukan protes bakar diri terhadap pemerintahan Beijing.
Kali ini, protes bakar diri dilakukan dua warga Tibet di wilayah barat daya China yang masih bergejolak.
Terdapat total 34 warga Tibet, kebanyakan dari mereka biarawan dan biarawati Buddha, yang sekarang dilaporkan melakukan usaha bunuh diri dengan cara yang sama sejak 2011 untuk menyampaikan protes mereka terhadap represi China terhadap kebudayaan Tibet.
Pembakaran diri oleh sepasang lelaki muda Tibet ini terjadi di prefektur Aba, di sebuah area terjal di provinsi Sichuan.
International Campaign for Tibet (ICT) yang bermarkas di Amerika Serikat dan seorang biksu Buddha Tibet di area itu mengatakan bahwa keduanya meninggal.
Insiden yang terjadi ini menambah pengamanan di kota Barma, tempat kejadian pembakaran ini terjadi di depan sebuah biara Buddha Tibet.
Pemerintahan setempat menolak berkomentar ketika dihubungi AFP dan telepon ke kantor pemerintahan tidak dijawah.
Kedua orang yang meninggal ini diidentifikasi oleh kelompok sayap kanan, bernama Sonam dan Choephak Kyap, keduanya berusia 20 tahunan.
Menurut ICT, kota tersebut mulai terasa tegang sejak Januari, ketika polisi menembak kerumunan orang, mengakibatkan satu orang terbunuh.
China telah memperketat pengamanan untuk menahan ketidakpuasan yang semakin meningkat di kawasan Tibet sejak 2008, ketika kerusuhan mematikan terhadap pemerintahan China, terjadi di ibu kota Tibet, Lhasa, dan menyebar ke kawasan-kawasan tetangga.
Kebanyakan warga Tibet di China memprotes represi agama dan erosi gradual terhadap kebudayaan mereka dinyatakan sebagai akibat banyaknya mayoritas orang Han China yang masuk ke tanah kelahiran orang Tibet.
China menyangkal represi apa pun yang mereka lakukan dan mengatakan mereka telah meningkatkan kehidupan orang Tibet dengan melakukan investasi dalam hal infrastruktur, sekolah, dan perumahan.
Beijing sekali lagi menuduh Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet yang telah eksil, sebagai orang yang mendorong tindakan pembakaran diri warga Tibet.
Kali ini, protes bakar diri dilakukan dua warga Tibet di wilayah barat daya China yang masih bergejolak.
Terdapat total 34 warga Tibet, kebanyakan dari mereka biarawan dan biarawati Buddha, yang sekarang dilaporkan melakukan usaha bunuh diri dengan cara yang sama sejak 2011 untuk menyampaikan protes mereka terhadap represi China terhadap kebudayaan Tibet.
Pembakaran diri oleh sepasang lelaki muda Tibet ini terjadi di prefektur Aba, di sebuah area terjal di provinsi Sichuan.
International Campaign for Tibet (ICT) yang bermarkas di Amerika Serikat dan seorang biksu Buddha Tibet di area itu mengatakan bahwa keduanya meninggal.
Insiden yang terjadi ini menambah pengamanan di kota Barma, tempat kejadian pembakaran ini terjadi di depan sebuah biara Buddha Tibet.
Pemerintahan setempat menolak berkomentar ketika dihubungi AFP dan telepon ke kantor pemerintahan tidak dijawah.
Kedua orang yang meninggal ini diidentifikasi oleh kelompok sayap kanan, bernama Sonam dan Choephak Kyap, keduanya berusia 20 tahunan.
Menurut ICT, kota tersebut mulai terasa tegang sejak Januari, ketika polisi menembak kerumunan orang, mengakibatkan satu orang terbunuh.
China telah memperketat pengamanan untuk menahan ketidakpuasan yang semakin meningkat di kawasan Tibet sejak 2008, ketika kerusuhan mematikan terhadap pemerintahan China, terjadi di ibu kota Tibet, Lhasa, dan menyebar ke kawasan-kawasan tetangga.
Kebanyakan warga Tibet di China memprotes represi agama dan erosi gradual terhadap kebudayaan mereka dinyatakan sebagai akibat banyaknya mayoritas orang Han China yang masuk ke tanah kelahiran orang Tibet.
China menyangkal represi apa pun yang mereka lakukan dan mengatakan mereka telah meningkatkan kehidupan orang Tibet dengan melakukan investasi dalam hal infrastruktur, sekolah, dan perumahan.
Beijing sekali lagi menuduh Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet yang telah eksil, sebagai orang yang mendorong tindakan pembakaran diri warga Tibet.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




