Kapolri Sebut Teroris Anggap Polisi Kafir
Minggu, 25 Juni 2017 | 12:57 WIB
Jakarta – Anggota Polri kembali menjadi korban dugaan aksi teror. Minggu (25/6), dini hari, setelah terjadi penyerangan pos penjagaan di Markas Polda (Mapolda) Sumatera Utara (Sumut).
Menurut Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, polisi merupakan sasaran kelompok teroris. "Sasaran utamanya ya polisi, karena mereka, saya sudah bilang berkali-kali sampaikan, polisi dianggap kafir harbi, kafir yang menyerang mereka, jadi harus diprioritaskan," kata Tito di Istana Negara, Jakarta, Minggu (25/6).
Tito enggan menyebutkan informasi yang didapat dari pelaku mengenai aksi teror di Mapolda Sumut. "Saya enggak akan sampaikan dulu, karena sama saja kita beritahu jaringan-jaringannya," ujarnya.
Dia hanya memastikan bahwa kemungkinan keterlibatan pelaku lain akan terus dikembangkan. Dia juga mengaku telah memerintahkan jajaran kepolisian untuk memperkuat pengamanan masing-masing. "Satuan, kantor maupun pribadi masing-masing," ucapnya.
Diketahui, pukul 03.00 WIB, dua pelaku penyerangan Mapolda Sumut disinyalir berasal dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). "Kita sudah mensinyalir dari kelompok JAD yang punya niat melakukan teror di sana, makanya dua minggu lalu ada tiga orang yang ditangkap. Ini sisa selnya ini," kata Tito.
Dia menjelaskan, dua pelaku penyerangan masuk ke Mapolda Sumut dengan melompat pagar. Kemudian, salah satu pelaku menyerang satu petugas di Pos II. Di pos tersebut ada dua anggota piket, Aiptu Martua Sigalingging dan Brigadir E Ginting. Diketahui, Aiptu Sigalingging tewas akibat tertusuk pisau pelaku.
"Ada polisi lain (Brigadir Ginting) juga mau diserang, dia berbalik badan lari, karena tidak bersenjata," jelas Tito.
Dia menambahkan, Brigadir Ginting meminta bantuan pertolongan personel Brimob yang berjaga di Pos I. "Brimob langsung melakukan penembakan kepada yang bersangkutan dua orang ini. Satu orang (penyerang) meninggal, satu orangnya lagi terluka, tapi masih hidup," imbuhnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




