Pelaku Selidiki Mapolda Sumut Sebelum Lakukan Penyerangan
Minggu, 25 Juni 2017 | 13:39 WIB
Jakarta - Dua Pelaku penyerangan Mapolda Sumatera Utara ditengarai sudah melakukan penyelidikan sebelum melakukan aksi teror terhadap anggota Polda Sumut. Apalagi, kedua pelakunya berjualan di jalan Sisingamangaraja, Medan yang berlokasi di sekitar Mapolda Sumut
"Pasti, kalau itu pasti. Kalau mereka bergerak, pasti melakukan istilahnya menyelidiki dulu," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (25/6).
Kepolisian, kata Setyo, sedang melakukan penyelidikan mendalam, apakah kedua pelaku ini berjualan di sekitar Mapolda dalam rangka menyelidiki kondisi di Polda Sumut. Pasalnya, tempat berjualan dengan Mapolda sangat dekat.
"Ya itu masih nanti, masih diselidiki, apakah nanti mereka di situ dalam rangka melihat atau bagaimana, kan mesti diselidiki," ungkap dia.
Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya belum mengetahui secara pasti motif di balik penyerangan Polda Sumut oleh dua pelaku tersebut. Mereka sedang melakukan penyelidikan aecara intens.
"Belum, motif nanti kan dari induktif, dari TKP dulu, motif itu deduktif nanti," kata dia.
Diketahui, kepolisian sudah mengetahui identitas dua pelaku dengan inisial AR (30 tahun) dan SP (47 tahun). AR sudah meninggal dilumpuhkan oleh polisi merupakan penjual jus dan SP merupakan penjual rokok dengan kondisi masih kritis.
Kedua pelaku penyerangan ini diduga terkait dengan jaringan ISIS pimpinan Bahrun Naim di Indonesia. Hal ini diperkuat dengan adanya temuan beberapa barang yang terkait ISIS di rumah SP seperti gambar bendera ISIS di dindingnya, buku yang bertuliskan ISIS dan gambar Khalifa Al Baghdadi, VCD bertuliskan Rasullullah Bersabda, laptop, komputer dan parang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




