Bupati Anas Undang Diaspora Banyuwangi Bernostalgia
Senin, 26 Juni 2017 | 18:31 WIB
Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menggelar silaturahmi dengan semua warga asal daerah tersebut yang saat ini tinggal di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri atau yang biasa dikenal dengan sebutan diaspora, untuk bernostalgia dalam acara Diaspora Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menyatakan, acara Diaspora Banyuwangi sudah digelar rutin sejak empat tahun terakhir.
"Mari semua yang sedang mudik di Banyuwangi untuk datang dan bersilaturahim bersama di acara ini. Ya sekaligus kangen-kangenan, nostalgia dengan Banyuwangi," ujar Anas di Banyuwangi, Senin (26/6).
Anas mengatakan, dalam acara itu disediakan beragam kuliner lokal secara gratis. Berbagai makanan khas Banyuwangi disajikan, mulai pecel pitik, rujak soto, nasi cawuk, lontong sayur, hingga sayur kelor sambal sereh. Sejumlah atraksi seni-budaya setempat juga akan ditampilkan.
"Semoga ini bisa mengobati kerinduan para perantau yang kembali mudik ke Banyuwangi," kata Anas.
Selain itu, kata Anas, momen ini pun bisa jadi tempat menggalang solidaritas membangun daerah dan bertukar informasi.
"Kami yakin banyak sekali putra daerah yang sukses, minimal mereka bisa tularkan kiat suksesnya. Atau mereka bisa ikut berkontribusi membangun daerah," ujarnya.
Rencananya, acara yang akan digelar di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Selasa (27/6), akan dihadiri Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, yang merupakan putra Bumi Blambangan.
Selain itu, acara Dispora Banyuwangi juga akan dihadiri sekitar 1.500 diaspora dengan berlatar belakang profesi yang berbeda. Baik dari penjuru Indonesia maupun belahan dunia, seperti Jakarta, Bandung, Kalimantan, Bali, Mimika (Papua), Malaysia, Taiwan, Hong Kong, hingga Australia.
"Termasuk untuk teman-teman Banyuwangi yang kebetulan menjadi TKI di luar negeri, akan ada yang hadir. Secara bertahap ke depan kami berharap Banyuwangi bisa tumbuh dengan baik secara ekonomi, sehingga semua warga bisa mencari nafkah di Banyuwangi," ujar Anas.
Selain warga perantau, acara itu juga terbuka untuk warga Banyuwangi dan sekitarnya yang ingin bersilaturahmi.
"Siapapun ayo datang. Ini kesempatan untuk saling berjejaring, saling membantu dan memberi manfaat," tambah bupati berusia 43 tahun itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




