Tuan Guru Babussalam: Serangan ke Mapolda Sumut Bukan Jihad
Selasa, 27 Juni 2017 | 08:35 WIB
Medan - Pemimpin Thariqat Naqsabandiyah, Tuan Guru Babussalam Syekh H Hasyim Al-Syarwani menegaskan jihad dengan cara membunuh dan mengorbankan diri dalam melakukan teror bukan mati syahid, melainkan mati offside.
"Penyerangan di Polda Sumut oleh kelompok teroris bukan merupakan jihad. Pelaku adalah orang yang tidak mempunyai agama. Islam merupakan agama yang lemah lembut dan penyayang. Kita mengecam tindakan penyerangan itu," ujar Hasyim Al-Syarwani di Medan, Senin (26/6).
Hasyim mengatakan berjihad dapat dilakukan dengan ajaran dan pikiran yang memuliakan agama Islam. Berjihad itu bukan semuanya pertempuran. Jihad dapat dilakukan secara damai. Selain itu, tidak ada satu agama pun yang mengajarkan dan membenarkan tindakan pembunuhan.
Tokoh umat Islam yang akrab dengan sebutan Tuan Guru ini mengecam keras aksi teroris yang membunuh anggota Kepolisian yang berjaga di Mapolda Sumatera Utara (Sumut).
"Tindakan itu tidak mencerminkan Islam. Saya minta kepada seluruh umat Islam supaya tidak mudah dipengaruhi oleh teroris. Polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, merupakan mitra dari semua suku maupun agama. Jadi jangan mau direkrut teroris," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




