Antisipasi Macet Arus Balik, Tol Darurat Gringsing Dibuka

Kamis, 29 Juni 2017 | 19:58 WIB
ST
FB
Penulis: Stefi Thenu | Editor: FMB
Kendaraan kepolisian mengawal pemudik saat pembukaan tol fungsional Brebes Timur-Gringsing di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 19 Juni 2017.
Kendaraan kepolisian mengawal pemudik saat pembukaan tol fungsional Brebes Timur-Gringsing di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 19 Juni 2017. (Antara/Oky Lukmansyah)

Semarang - Tol darurat Gringsing menuju Kaligangsa mulai Kamis (29/6) dibuka untuk mengantisipasi kepadatan dan kemacetan arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada Jumat (30/6) dan Sabtu (1/7) ini.

"Kondisi jalan tol darurat Gringsing-Kaligangsa sudah diaspal dan tidak berdebu seperti saat pertama kali digunakan pada saat arus mudik lalu," ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, Kamis.

Selain pembukaan ruas tol Gringsing-Kaligangsa, polisi juga melakukan pengaturan one way (satu arah) dari Kretek hingga Pejagan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah Banyumas. "Mudah-mudahan pola yang dilakukan dapat mengurai kepadatan di Bumi Ayu," ujarnya.

Kemudian, diberlakukan pola pengaturan 4-0 yang artinya empat lajur di jalan dari arah Boyolali menuju Salatiga. Pemberlakuan pola 4-0 harus ada koordinasi antara Kapolres Boyolali, Kapolres Salatiga, dan Kapolres Semarang.
"Kepadatan malah terjadi di Boyolali, Tengaran, dan Ampel. Arusnya sama padatnya dari Semarang maupun dari Ampel," ujarnya.

Secara terpisah, PT Jasa Marga Semarang-Batang (JMSB) mempersiapkan jalan tol darurat Gringsing-Batang, sepanjang 36 kilometer untuk melancarkan arus balik. Public Relations PT JMSB, Iwan Abrianto mengatakan, pembukaan jalan tol darurat diberlakukan secara satu arah, ke barat atau Jakarta. Akses masuk tol darurat dapat melalui Gringsing, Tulis dan Kandeman.

Pihaknya meminta pemudik untuk tidak melaju melebihi kecepatan 40 kilometer per jam. Sebab, mobil dapat berpotensi tergelincir. Dijelaskan, pada saat arus mudik lalu, sebanyak 13 ribu kendaraan telah memanfaatkan jalan tol darurat Batang-Gringsing.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Catur Gatut Effendi mengatakan, mengantisipasi arus balik Lebaran, pengaturan arus lalu lintas difokuskan di simpang tiga exit tol Krapyak hingga pertigaan Jrakah.

Wilayah tersebut sering terjadi penumpukan arus. "Kami siapkan skenario contra flow apabila terjadi kepadatan," tuturnya. Pihaknya telah menyiapkan empat pos pengamanan untuk mempelancar arus jika terjadi kepadatan. Beberapa penyebab kemacetan di jalan Mangkang-Kendal antara lain antrian SPBU, dan pasar tumpah di sekitar Pasar Mangkang.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon