Tim Dokter Berhasil Keluarkan Proyektif dari Korban Terkena Peluru Nyasar
Sabtu, 1 Juli 2017 | 12:53 WIB
Banyuwangi- Upaya tim dokter RSUD Blambangan Banyuwangi berhasil melakukan operasi mengeluarkan proyektil dari kepala Mahrizal Ilham Aulia (34), korban terkena peluru nyasar. Korban yang berstatus Pekerja Harian Lepas (PHL) Polsek Songgon itu terkena peluru di kepalanya akibat senjata api Revolver milik Brigadir Polisi Edi Budianto secara tak sengaja terjatuh dan meletupkan satu kali letusan tembakan.
"Sekarang korban menjalani perawatan di ruang ICU. Hal itu dilakukan guna memberikan waktu untuk pemulihan pascaoperasi. Operasi dilakukan mulai pukul empat sore tadi. Alhamdulillah selesai dengan selamat, Jumat malam ini," ujar Kompol Mustaqim, Kabag Sumda Polres Banyuwangi, Jumat malam.
Sementara itu, Direktur RSUD Blambangan, Banyuwangi, dr Taufik Hidayat mengatakan, operasi yang dilakukan pada korban berjalan dengan baik. Bahkan, tim dokter melaksanakan tugasnya dengan penanganan ekstra, mengingat luka yang dialami cukup rawan. "Kalau tertembak kaki atau tangan tidak sulit, dan operasinya tidak memakan waktu. Sementara ini butuh waktu minimal dua jam, karena rawan," ujarnya dalam keterangan persnya yang diterima melalui Bidhumas Polda Jatim.
Mahrizal Ilham Aulia adalah salah seorang korban tertembak senjata anggota Polsek Songgon saat berjaga di Pos Pelayanan Wisata, di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon. Saat itu, dirinya bersama anggota polisi sedang duduk di dalam pos. Saat kejadian, anggota polisi sedang duduk di atas, sedang korban duduk di bawah dekat trotoar. Tiba-tiba senjata berupa revolver Brigadir Edi terjatuh dan meletupkan satu tembakan dan proyektilnya mengenai pelipis kepala korban.
Sementara itu, guna menyelidiki terjadinya kecelakaan itu, kini Propam Polda Jatim sudah terjun ke Banyuwangi. Kepala Bihumas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan, Sabtu (1/7) pagi menjelaskan, proses penyelidikan tetap dilakukan Propam Polda Jatim untuk mengungkap peristiwa yang menyebabkan PHL Polsek Songgon terluka. "Kami mohon waktu, karena masih proses penyelidikan," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




