Sektor Ekonomi Kreatif Banyuwangi Diyakini Kian Menggeliat
Minggu, 2 Juli 2017 | 16:31 WIB
Banyuwangi - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mulai turun mendampingi para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Banyuwangi per Juli 2017 hingga lima bulan ke depan.
"Masyarakat Banyuwangi berterima kasih ke pemerintah pusat, dalam hal ini Bekraf dan tentu saja sosok kepalanya, Pak Triawan Munaf, yang punya concern luar biasa untuk mendorong ekonomi kreatif daerah," ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di Banyuwangi, Minggu (2/7).
Menurut Anas, engan dipilihnya Banyuwangi untuk didampingi Bekraf, tentu akan meningkatkan daya saing pelaku ekonomi kreatif di daerah.
"Dengan demikian, bisa kompetitif dengan produk pelaku ekonomi kreatif kota besar yang telah mapan secara SDM dan infrastruktur," jelasnya.
Anas mengatakan, dengan berbagai disiplin ilmu tersebut, langkah pendampingan bisa komprehensif, dari sisi produksi, manajemen, pemasaran, bahkan hingga pendekatan antropologisnya. Pendampingan dibikin fokus ke beberapa sentra UMKM berbasis desa, sehingga hasilnya bisa lebih terukur.
"Desainer produk Bekraf mendampingi penentuan bentuk produk perajin kami, seperti produk bambu, furniture, atau suvenir. Lalu manajemennya disentuh, sehingga UMKM lebih profesional. Dibuatkan pula kemasan dan model promosinya. Demikian pula UMKM batik dan makanan Banyuwangi, didampingi desainnya sampai promosinya," jelasnya.
Anas sendir optimistis, pendampingan ini semakin menggeliatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Pengembangan ekonomi kreatif berbasis pariwisata yang kami lakukan selama ini berjalan cukup baik. Perajin tumbuh. Tapi tentu masih banyak kekurangan. Kami berharap itu bisa dibenahi bersama, dan kami bisa mendapat banyak masukan dari Bekraf," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




