MDIS Dorong Desainer Muda Bangun Brand Global
Kamis, 13 Juli 2017 | 22:58 WIBJakarta - Dewasa ini, perkembangan desain fashion di dunia saling berkejaran untuk menjadi brand global nomor satu.Hal yang sama, juga terjadi di Indonesia.
Melihat hal ini, sudah banyak para kalangan desainer muda asal Indonesia yang termotivasi, untuk membuat sebuah brand global dan membuat nama Indonesia menjadi mendunia.
Salah satunya, Melinda Susanti (23), desainer muda tanah air yang menampilkan karya terbaiknya pada pergelaran Management Development Institute of Singapore (MDIS) Graduation Fashion Show yang ke-3 di Singapura.
Melinda menjadi salah satu 15 desainer lokal dan internasional yang memamerkan koleksi-koleksi terbaiknya. Koleksi-koleksi Melinda berbicara tentang esensi gaya pribadinya dan menggambarkan masa-masa menyenangkan yang dilaluinya selama di MDIS.
Dalam pagelaran tersebut, Melinda berusaha menampilkan karya terbaiknya untuk menyaingi beberapa desainer muda berbakat dari Singapura, Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Filipina yang memiliki berbagai latar belakang dan budaya yang berbeda.
Melinda merupakan sosok di balik koleksi emotif, Earthcrack 7.8. Inspirasinya datang dari sebuah keinginan kuat untuk membawa harapan dan masa depan yang lebih cerah bagi mereka yang dilanda bencana. Dirinya memilih warna-warna bahan, material, yang berasosiasi dengan akibat dari gempa dan bangkitnya harapan dari suatu perubahan baru.
Sebagai bentuk kecintaannya pada dunia fashion, Melinda pun harus melalui proses yang panjang. Di usianya yang menginjak 16 tahun, Melinda pernah membuat dan menjual aksesoris serta perhiasan buatan tangan selama beberapa tahun.
Hal ini didasari rasa penasaran yang membuatnya tertarik untuk mencari tahu dan membuat aksesoris dari bahan-bahan dasar. Kemudian dia mulai menyisahkan uang sakunya untuk membeli bahan dasar sedikit demi sedikit. Namun, selama beberapa tahun, hanya kegagalan yang menyelimut dirinya.
"Setelah belajar dari kegagalan yang berulang kali, saya akhirnya berhasil membuat aksesori yang bagus. Aksesori bernuansa vintage buatan saya, dijual secara online melalui media sosial. Dari sini, kemudian saya memperdalam hobby saya di dunia desain fashion," kata Melinda, dalam siaran persnya, Kamis (13/7).
Kemudian pada tahun 2013, atas rekomendasi teman-temannya, dia pun menempuh pendidikan Diploma dalam program studi Fashion Design and Marketing di MDIS School of Fashion and Design, Singapore. Setelah menyelesaikan program Diploma, Melinda melanjutkan studi Sarjana dengan gelar Bachelor of Arts (Hons) in Fashion Design.
"Program studi ini terasa berat tetapi menyenangkan. Terkadang saya baru mendapatkan inspirasi di menit-menit terakhir dan ini membuat saya stres. Awalnya saya pikir fashion design itu mudah, tetapi tahun pertama saya di MDIS telah mengubah persepsi saya. Banyak hal yang saya lalui dalam membuat sebuah karya," tuturnya.
Menjadi Penggerak
MDIS Graduation Fashion Show bukanlah akhir, melainkan permulaan dari pencapaian-pencapaian besar Melinda serta rekan-rekan desainernya dari Singapura, Tiongkok, Malaysia, Myanmar, dan Filipina.
"MDIS telah membantu saya dalam mengasah keterampilan dan membentuk filosofi saya terhadap suatu brand, mempersiapkan saya untuk menghadapi industri fashion yang kompetitif namun berpotensi besar untuk berkembang," jelas Melinda.
Industri fashion di Indonesia sendiri merupakan satu dari tiga sektor kreatif yang turut menunjang berkembangnya perekonomian bangsa. Menurut Badan Ekonomi Kreatif, industri fashion berkontribusi lebih dari 50 persen terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) nasional.
Untuk itu, pemerintah mengajak seluruh pelaku industri kreatif termasuk anak-anak muda kreatif Indonesia untuk menjadi wirausahawan; salah satunya dengan memulai bisnis fashion yang dapat dipasarkan secara online melalui media sosial dan platform digital lainnya. Melinda mengatakan,
"Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi anak muda yang aktif di industri kreatif untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Industri fashion telah membuktikan kredibilitasnya dan hal itu membuat saya semakin ingin menjadi bagian dari pergerakan anak muda tanah air untuk mengembangkannya ke ranah global yang lebih luas," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




