Ungkap Jaringan Narkoba, Lapas Kerobokan Denpasar di-Sweeping Polisi

Rabu, 19 Juli 2017 | 07:40 WIB
IM
WP
Penulis: I Nyoman Mardika | Editor: WBP
Aparat Kepolisian bersiaga di luar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Bali, Kamis 21 April 2016.
Aparat Kepolisian bersiaga di luar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Bali, Kamis 21 April 2016. (Antara)

Denpasar - Sebanyak 625 personel gabungan dari Kepolisian Daerah (Polda) Bali dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali bersenjata lengkap mendadak mendatangi Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Denpasar, Selasa (18/7) malam. Mereka langsung melakukan sweeping usai menggelar apel pengarahan di lapas terbesar di Bali tersebut.

"Kami tadi melakukan sweeping mulai pukul 19.15 Wita bekerja sama dengan Kadivpas Kemkumham Wilayah Bali di 14 blok. Kemudian pukul 21.00 Wita sweeping selesai," jelas Wakapolda Bali Brigadir Jenderal Polisi Alit Widana.

Alit mengatakan, hasil sweeping menemukan 24 handphone, 16 senjata tajam, alat charger handphone, dua paket ganja, satu paket sabu beserta bong empat buah dan tiga pil ekstasi.

Mantan Kapoltabes Denpasar ini menyampaikan pihaknya akan mengembangkan temuan alat bukti itu melalui cyber crime. Dia berharap bisa mendapatkan data akurat mengenai jaringan narkotika di dalam lapas. "Alat bukti tersebut kami bawa ke Polres Badung untuk dianalisis termasuk dikirim ke Labfor. Pemilik barang tersebut sudah dicatat nanti akan dilakukan pendalaman," katanya.

Alit mengatakan, sweeping dilakukan guna memutus rantai peredaran narkotika di lapas dengan jaringan di luar. "Sasaran utama kami sebenarnya menemukan alat-alat komunikasi. Sehingga yang didalam lapas tidak dapat berhubungan dengan jaringan di luar," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga ingin mengungkap tempat penyimpanan narkotika.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon