PPP Bahas TKI Bersama Parpol Malaysia
Rabu, 19 Juli 2017 | 14:16 WIB
Jakarta - Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan Mukernas II PPP pada 19-22 Juli 2017 di Mercure Ancol juga mengundang parpol dari Malaysia seperti Partai Amanah Negara, PAS, PKR, MCA, DAB dan UMNO. Tujuannya, kata pria yang biasa disapa Awiek ini adalah untuk memperkuat jaringan PPP di dunia internasional khususnya negara sahabat seperti Malaysia.
"Hal ini penting untuk juga membahas hubungan kedua negara melalui partai politik. Termasuk isu terkini terkait dengan masalah TKI ilegal di Malaysia yang sempat heboh," ujar Awiek di Jakarta, Rabu (19/7).
Melalui kerja sama antar parpol, kata dia PPP ingin berkontribusi kepada pemerintah untuk turut membantu memberikan sumbangsih dalam penanganan TKI di Malaysia khususnya TKI ilegal yang terancam hukuman dan dideportasi.
"PPP melihat parpol politik yang mewakili anggota di parlemen juga bisa berkontribusi untuk penanganan masalah TKI. Nantinya dalam Mukernas akan ada forum khusus antara PPP dengan partai-partai dari Malaysia untuk membahas persoalan lebih mendalam," tandas Sekretaris Panitia Pengarah Mukernas ini.
Sebelumnya diberitakan, Musyawarah Kerja Nasional ke-II PPP kubu Muhammad Romahurmuziy pada 19-22 Juli 201 juga akan menentukan nama calon presiden yang bakal diusung dalam Pemilu Presiden 2019.
Achmad Baidowi mengatakan nantinya mukernas akan mendengarkan pendapat 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang sebelumnya telah menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ataupun Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil).
"Karena mendekati Pemilu 2019 maka Mukernas nanti juga akan membahas calon presiden yang akan diusung PPP," kata Baidowi di Jakarta, Selasa (18/7).
Sejauh ini DPW dikatakan Baidowi sudah melakukan serap aspirasi terhadap konstituen dan masyarakat di bawah terkait siapa saja yang berpotensi menjadi capres.
Selain itu Baidowi menjelaskan, Mukernas II juga membahas persiapan Pilkada serentak 2018 yang di beberapa daerah, PPP tampil sebagai pemenang Pileg. Menurut dia, konsolidasi Pilkada sekaligus pemanasan "mesin" politik PPP menyongsong pemilu 2019.
Dia mengatakan Mukernas juga bersamaan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD se-Indonesia yang juga menghadirkan sejumlah menteri kabinet kerja sebagai pemateri.
Menurut dia, para pembicara yang akan hadir adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sosial Khofifah Indah Parawansa, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kepala Badan Narkotika Nasional Budi Waseso, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Suhardi Alius.
"Selain itu juga mengundang Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj, Ketum PP Muhammadiyah Haidar Nashir, dan pengusaha Chairul Tanjung," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




