Ada 150 Titik Api Terpantau di Kalimantan Barat

Senin, 7 Agustus 2017 | 08:40 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Kebakaran lahan dna hutan.
Kebakaran lahan dna hutan. (SP/Radesman Saragih)

Kalbar - Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat terus berlangsung meski upaya pemadaman terus dilakukan. Jumlah hotspot (titik panas) kebakaran hutan dan lahan masih tetap tinggi.

Bahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengerahkan helikopter untuk membantu pemadaman melalui pemboman air.

Berdasarkan pantauan satelit Aqua, Terra, SNNP pada catalog modis LAPAN pada Minggu (6/8) terdeteksi 150 hotspot di Kalimantan Barat, dimana 109 hotspot kategori sedang (tingkat kepercayaan 30-79 persen) dan 41 hotspot kategori tinggi (tingkat kepercayaa tinggi lebih dari 80 persen).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, terdapat 282 hotspot yang tersebar di Papua sebanyak 7 hotspot, NTT 12 hotspot, Kalimantan Barat 150 hotspot, Lampung 9 hotspot, Jawa Timur 5 hotspot, Jawa Tengah 6 hotspot, dan Jawa Barat 5 hotspot.

Kemudian Papua Barat sebanyak 2 hotspot, NTB 3 hotspot, Babel 11 hotspot, Kepri 4 hotspot, Maluku 2 hotspot, Sulteng 1 hotspot, Gorontalo 1 hotspot, Sumsel 23 hotspot, Kalteng 1 hotspot, Riau 16 hotspot, Sumut 9 hotspot, Jambi 2 hotspot, Sumbar 2 hotspot, Sulsel 18 hotspot, dan Malut 1.

Sutopo juga menjelaskan bahwa saat ini sebanyak 5 provinsi telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan. Kelima provinsi tersebut antara lain, Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon