Tentara yang Pukul Polisi Lalu Lintas Langsung Ditahan

Jumat, 11 Agustus 2017 | 18:39 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Komandan Resor Militer 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim di depan tahanan usai menahan Sersan Dua (Serda) Novriandi Wira Sinaga di Markas Detasemen Polisi Militer Pekanbaru.
Komandan Resor Militer 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim di depan tahanan usai menahan Sersan Dua (Serda) Novriandi Wira Sinaga di Markas Detasemen Polisi Militer Pekanbaru. (beritasatu tv)

Pekanbaru - Sersan Dua (Serda) Novriandi Wira Sinaga ditahan di Markas Detasemen Polisi Militer Pekanbaru usai melakukan pemukulan terhadap anggota Satlantas Polresta Pekanbaru, Bripda Yoga Vernando, di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Kamis (10/8).

Komandan Resor Militer 031/Wirabima, Brigjen TNI Abdul Karim menyesalkan peristiwa yang dilakukan anggotanya tersebut. Dia juga mengutarakan permintaan maaf.

"Kami semua mengaturkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada jajaran Polri, khususnya jajaran Polda Riau," kata Abdul Karim di ruang tahanan Detasemen Polisi Militer Kota Pekanbaru, tempat Serda Novriandi ditahan, Jumat (11/8).

Abdul Karim menegaskan ia akan mengambil tindakan tegas terhadap prajuritnya yang melanggar tanpa pandang bulu.

"Kami ambil tindakan tegas. Kami tidak menoleransi setiap prajurit yang melakukan pelanggaran. Karena itu yang bersangkatutan akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku, tergantung hasil pemeriksaaan nanti," kata Abdul Karim.

Aksi pemukulan itu, katanya, bermula ketika yang bersangkutan melintas di Jalan Sudirman Pekanbaru. Lalu lirik-lirikan dengan seorang polisi lalu lintas. Novriandi lalu turun dari sepeda motornya, kemudian marah-marah, memukul kepala Polantas yang masih menggunakan helm.

Dalam video, Novriandi terlihat tidak mengenakan helm dan memakai seragam TNI AD lengkap. Saat ini video tersebut telah menyebar luas dan viral di berbagai media sosial Indonesia. Abdul Karim memohon maaf sebagai Komandan Korem sekaligus pemimpin yang paling bertanggung atas tindakan tak terpuji anak buahnya.

"Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia kepada yang menonton video itu," kata dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon