BNN: 66 Narkotika Jenis Baru Beredar di Indonesia

Selasa, 15 Agustus 2017 | 17:40 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Budi Waseso (kiri)
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Budi Waseso (kiri) (Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta)

Tangerang - Badan Narkotika Nasional (BNN) mendata, ada 66 narkotika jenis baru yang sudah beredar di Indonesia. Salah satunya, narkotika jenis flakka yang memiliki efek sangat kuat bila digunakan.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, Indonesia sudah masuk kategori darurat narkotika. Peredaran narkotika di Indonesia sudah sangat parah.

"Sudah berkali-kali saya sampaikan. Kalau dibilang parah, ya parah. Parah banget. Karena apa, ini (barang bukti 1,4 ton sabu-sabu) baru sebagian yang kita tangkap dan selamatkan. Ini hanya beberapa jenis yang kami temukan. Tapi yang jenis baru itu sudah banyak. Ada 66 jenis baru, termasuk flaka yang kita takuti itu sudah masuk di Indonesia," ujar Buwas, dalam kegiatan pemusnahaan barang bukti 1,4 ton sabu-sabu, di Garbage Plan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (15/8).

Dikatakannya, BNN, Polri dan Bea Cukai sedang menyelidiki narkotika jenis flakka itu masuk ke Indonesia lewat mana.

"Sekarang kami bekerja keras dengan Polri dengan Bea Cukai untuk menelisik jaringan flaka masuknya lewat mana," ungkapnya.

Ia menyampaikan, masyarakat dan aparat tetap tidak boleh lengah dalam memerangi narkotika.

"Kita harus prihatin. Jangan lengah, kita harus mengungkap terus karena ini adalah ancaman bangsa dan harus kita hadapi semua. Kita harus berbuat sesuai dengan peran masing-masing," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon