Kasus First Travel, Polisi Akan Periksa Artis

Jumat, 18 Agustus 2017 | 14:59 WIB
FA
JS
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: JAS
Kantor First Travel.
Kantor First Travel. (Antara)

Jakarta - Bareskrim Polri berencana untuk memeriksa beberapa artis sebagai saksi kasus dugaan penipuan terhadap puluhan ribu calon jamaah umrah yang dilakukan oleh PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel.

Menurut Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto pemeriksaan terhadap artis perlu dilakukan lantaran perusahaan milik tersangka Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan itu kerap meng-endorse sejumlah artis.

Tujuannya jelas yakni untuk mempromosikan First Travel sekaligus untuk memancing calon jamaah untuk mendaftar karena tertarik dengan para artis itu.

"Nah ini mereka (artis) kan bisa mengetahui dan tidak mengetahui (pidana penipuan). Tentu itu perlu diperiksa," kata Ari di Bareskrim Polri di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jumat (18/8)

Hanya Ari belum mau menyebut siapa artis yang rencananya akan diperiksa itu. Tapi, sebagaimana telah tersebar luas, sejumlah artis memang pernah berumrah dengan First Travel.

Mereka di antaanya adalah Syahrini, Ria Irawan, dan mendiang Julia Perez. Mereka ini yang pernah diberangkatkan umrah oleh First Travel.

"Siapa yang tidak mau dibiayai umrah? Arah Bareskrim menggali sejauh dan sebanyak apa orang yang terlibat dalam kasus tersebut," sambung Ari.

Seperti diberitakan ada tiga tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Titi Nuraidah Hasibuan alias Kiki Hasibuan yang merupakan komisaris dan manajer keuangan First Travel.

Kiki tak lain adalah adik ipar Andika Surachman karena merupakan adik kandung Anniesa Desvitasari Hasibuan.

Andika adalah direktur utama (dirut) First Travel dan Anniesa adalah direkturnya. Mereka bertiga juga sudah ditahan setelah ditetapkan sebagai

Mereka akan dijerat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).Pasal itu adalah tambahan dari jerat pidana penipuan dan penggelapan sesuai pasal 372 dan 378 KUHP.

Ada 35.000 jamaah yang belum berangkat dengan total kerugian Rp 550 miliar. Kerugian itulah yang kini ditelusuri penyidik mengalir ke mana.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon