Perumahan Pesona Bukit Bintang Nikmati Bantuan PSU
Minggu, 20 Agustus 2017 | 13:24 WIB
Bandung - Direktur Rumah Umum dan Komersial Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Dadang Ruchmana, mengatakan, bantuan program prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) kepada pengembang rumah masyarakat bepenghasilan rendah (MBR), berhasil meningkatkan kualitas bangunan menjadi lebih layak huni.
"Kami sekarang melihat langsung program PSU ini di daerah-daerah. Terbukti, bantuan ini bisa meningkatkan kualitas dari rumah MBR tersebut lebih bagus," ungkap Dadang, disela kunjungan ke Perumahan Pesona Bukit Bintang, Bandung, Sabtu (19/8).
Kempupera, kata Dadang, meninjau langsung program PSU di perumahan Pesona Bukit Bintang Kabupaten Bandung yang mendapatkan bantuan PSU sebebanyak 200 unit rumah.
"Artinya dengan adanya bantuan PSU, terbukti kualitas rumah bagi MBR ini kualitasnya baik, dengan rata rata menggunakan atap baja ringan rumah yang dibangun dan jalan cukup besar dan memadai," ujarnya.
Salah satu warga yang menghuni perumahan Pesona Bukit Bintang, Syamduddin, mengaku merasakan langsung manfaat bantuan PSU. Alasannya, rumah yang dibelinya kualitasnya bagus dan jalan lebar.
"Terima kasih, selama ini pembangunan jalannya sudah mulus dan saya sangat terbantu serta merasa nyaman sekali," katanya.
Menurut Syamsuddin, keluarganya sudah menghuni kompleks perumahan selama dua tahun. Saat ini sudah ada 200 kepala keluarga yang tinggal di kompleks tersebut.
"Semoga fasilitasnya bisa terus bertambah termasuk angkutan umum dan fasilitas lainnya," tambahnya.
Direktur Utama PT Bangun Bukit Bintang Berderet, Wedha Wardana, mengatakan, proyek perumahan yang sedang dikembangkannya berdiri diatas lahan seluas 23 hingga 25 hektar (ha). Rencananya, kata dia, akan dibanugn sekitar 2.000 unit dan hampir seluruhnya dibangun rumah subsidi dengan skema FLPP.
"Sekarang, kami sudah bangun hampir 500 unit rumah subsidi dan sudah ada 200 kepala keluarga yang menempati," kata Wedha.
Menurutnya, pihaknya mendapatkan bantuan PSU untuk 200 unit rumah setelah mengikuti semua syarat yang berlaku. "Bantuan yang kami terima langsung digunakan untuk peningkatan mutu kualitas rumah. Dalam hal ini, peningkatan rangka atap dari baja ringan, kusen dari aluminium, sampai pembangunan jalan paving block," jelas Wedha.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldi, menambahkan, bantuan PSU diberikan sebagai stimulus agar pengembang terangsang untuk melakukan pengerjaan PSU.
"Bantuan tidak diberikan dalam bentuk besar maksimal hanya Rp 6,2 juta per unit rumah. Sisanya dari swadaya pengembang atau masyarakat," katanya.
Menurut Erwin, besaran bantuan stimulus yang diberikan sangat variatif tergantung dari kondisi masing-masing daerah. "Jadi, pemerintah yang akan memberifikasi bantuan PSU sesuai kebutuhan," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




