Saham Pakuwon Terfavorit di Second Liner

Kamis, 7 September 2017 | 16:59 WIB
DK
B
Penulis: Devie Kania | Editor: B1
Ilustrasi PT Pakuwon Jati Tbk
Ilustrasi PT Pakuwon Jati Tbk (Beritasatu.com)

JAKARTA – Dua perusahaan sekuritas merekomendasikan beli (buy) saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sebagai salah satu saham lapis dua (second liner) yang layak dikoleksi oleh investor pada pekan ini. PT OSO Sekuritas memprediksi level resistance terdekat saham Pakuwon Jati mencapai Rp 675, sementara PT Binaartha Sekuritas meyakini bahwa level resistance saham berkode PWON tersebut dapat menyentuh Rp 700.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama menyatakan, saat ini posisi price to earning (PE) ratio saham Pakuwon Jati mencapai 17,53 kali. Sedangkan, jika meninjau price book value (PBV) saham emiten tersebut, tercatat mencapai 2,58 kali. Oleh sebab itu, ia merekomendasikan buy saham Pakuwon Jati, dengan target price (TP) secara bertahap di level Rp 700, Rp 720, dan Rp 730 per saham.

Sedangkan, menurut dia, prediksi level support dari saham berkode PWON dapat mencapai Rp 635 per saham. "Saya merekomendasikan buy di current price untuk saham second liner, seperti Pakuwon Jati. Soalnya, kalau secara teknikal, terdapat pola bullish hammer yang mengindikasikan saham tersebut ada potensi stimulus beli," ungkap Nafan kepada Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini.

Selain Pakuwon Jati, ia mengakui bahwa saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) dapat menjadi pilihan yang baik jika investor ingin mengakumulasi saham lapis dua. "Soalnya selain meninjau PE ratio dan PBV-nya, secara fundamental sahamnya masih menarik," tegas dia.

Secara terpisah, analis OSO Sekuritas Riska Afriani mengungkapkan, jika meninjau saham second liner ia merekomendasikan sejumlah saham, seperti Pakuwon Jati, PT Barito Pacific Tbk (BPRT), PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). Khusus Pakuwon Jati, ia menegaskan, salah satu alasan rekomenadasinya adalah kondisi fundamental dari perusahaan properti tersebut yang masih cukup bagus.

Untuk level support, ia memprediksi level terdekat sebesar Rp 640, lalu yang kedua dapat menyentuh harga Rp 635. "Sementara, saya meyakini, level resistance saham Pakuwon Jati dapat mencapai Rp 675, dan yang selanjutnya dapat menyentuh posisi Rp 690 per saham," ungkap Riska.

Menilik data penutupan perdagangan 5 September 2017, harga saham Pakuwon Jati berada dalam posisi Rp 660. Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan sampai akhir kuartal II-2017, Pakuwon Jati masih memiliki total kas dan setara kas sebesar Rp 2,78 triliun.

Kemudian, secara year on year (YoY) total pendapatan perseroan meningkat 20,90% dari Rp 2,44 triliun menjadi Rp 2,95 triliun. Sehingga, kondisi pendapatan tersebut akhirnya dapat menunjang kenaikan laba bersih emiten ini. Laporan keuangan menunjukkan, pada akhir kuartal II-2017 laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mampu naik 0,51% dari Rp 895,97 miliar menjadi Rp 900,51 miliar.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon