Batan Pangkas Waktu Layanan Penyimpanan Limbah Radioaktif

Selasa, 26 September 2017 | 14:16 WIB
AR
FH
Penulis: Ari Supriyanti Rikin | Editor: FER
Pengelolaan air limbah (Sumber: pengelolaanairlimbah.com)
Pengelolaan air limbah (Sumber: pengelolaanairlimbah.com)

Depok - Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memanfaatkan aplikasi online eLira untuk mempermudah pengurusan, pengiriman dan penyimpanan limbah radioaktif dari para pemegang izin.

Upaya ini dilakukan Batan untuk mempermudah masyarakat atau penghasil limbah radioaktif untuk dikelola dengan baik. Apalagi, aplikasi eLira mampu memangkas waktu pengurusan administrasi yang semula membutuhkan waktu 14-30 hari menjadi 2 hari.

Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir Batan, Suryantoro mengatakan, melalui aplikasi online ini, pihaknya mempercepat pengurusan administrasi layanan penyimpanan limbah radioaktif.

"Layanan elektronik ini untuk transparansi, tertelusur dan menjadi wilayah bebas korupsi," katanya di sela-sela Seminar Nasional Teknologi Pengelolaan Limbah XV di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Selasa (26/9).

Menurutnya, PLTR Batan menjadi satu-satunya pihak yang memiliki kewenangan menyimpan limbah radioaktif. Suryantoro memastikan, pengelolaan limbah radioaktif di PTLR aman, tidak mencemari lingkungan dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

"Kita terus lakukan inovasi untuk pengelola limbah. Namun kita tetap bisa mengelola dengan baik. Dalam 10 tahun terakhir tidak ada kecelakaan," tambahnya.

Suryantoro menjelaskan, umur limbah radioaktif bervariasi. Ada yang dua minggu sudah hilang radiasinya. Tapi ada juga yang berumur hingga 300 tahun.

Biaya penyimpanan limbah radioaktif pun hanya dibayarkan satu kali saja. Untuk sumber bekas aktivitas di bawah 0,1 Curie Rp 2,5 juta per buah. Sedangkan untuk limbah cair aktivitas rendah hingga sedang Rp 3500 per liter dan padat Rp 1,5 juta per 100 liter.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon