Indonesia Setuju Asian Games Lombakan 40 Cabor
Rabu, 27 September 2017 | 00:50 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia menerima keputusan Sidang Umum Komite Olimpiade Asia ke-36 di Ashgabat, Turkmenistan, 20 September 2017, yang memastikan bahwa Asian Games ke-18 akan mempertandingkan 40 cabang olahraga (cabor).
Hal itu diketahui, dari pernyataan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) selaku Ketua Dewan Pengarah Kepanitian Asian Games Indonesia.
"Ya tidak apa-apa ditambah itu cabor Asia Tenggara. Tidak apa-apa supaya adil," kata JK, Selasa (26/9).
JK juga menyampaikan optimisme bahwa pembangunan ataupun renovasi venue Asian Games akan selesai tepat waktu, sehingga penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan se-Asia tersebut berlangsung lancar dan sukses.
"Kalau sarana sih insya Allah (selesai tepat waktu)," ungkapnya.
Sebagaimana diberitakan, Asian Games tahun 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang, dipastikan mempertandingkan 40 cabor, sesuai hasil sidang umum Komite Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) di Turkmenistan.
Selain menetapkan 40 cabor, Sidang Umum OCA ke-36 juga memutuskan disiplin pertandingan atau perlombaan sebanyak 67. Adapun untuk total nomor pertandingan atau perlombaan mencapai 462.
Kemudian, dari ke-40 cabor yang akan dimainkan pada Asian Games 2018, ada lima cabor yang statusnya baru. Kelima cabor itu ialah bridge, jet ski, paragliding, rollersport (terdiri dari skateboarding dan rollerskate), serta sport climbing.
Sementara itu, untuk disiplin pertandingan atau perlombaan, setidaknya ada tujuh disiplin baru. Selain skateboarding dan rollerskate yang masuk ke dalam cabor rollersport, ada juga basket 3X3 yang masuk ke dalam cabor bola basket.
Terkait cabor, Pemerintah Indonesia melalui Inasgoc atau panitia Asian Games Indonesia awalnya meminta pengurangan dari 42 menjadi 36.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




