Terkait Demo 299 di Depan DPR, Pengalihan Arus Bersifat Situasional

Jumat, 29 September 2017 | 09:53 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Antara/Reno Esnir)

Jakarta- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas terkait aksi unjuk rasa 299 yang digelar Presidium Alumni 212, di depan Gedung DPR-MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, hari ini. Pengalihan arus bersifat situasional.

"Nanti melihat situasional di lapangan ya. Kalau memang harus dilakukan penutupan kita tutup," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (29/9).

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas terkait aksi unjuk rasa yang rencananya akan digelar pukul 13.00 WIB itu.

"Telah disiapkan rekayasa lalu lintas agar tercipta Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas), dan kinerja lalu lintas tetap maksimal," ungkapnya.

Ia menjelaskan, petugas akan mengusahakan tetap ada ruang untuk jalur lalu lintas ketika massa sudah berkumpul di depan Gedung DPR-MPR, sambil mengimbau agar massa agar tidak menutup jalan.

Namun, apabila terjadi kemacetan panjang di depan Gedung DPR-MPR, disiapkan rekayasa dalam bentuk alih arus sebagai berikut:

1. Arus lalu lintas dari Cawang arah Slipi dialihkan ke Jalan Gerbang Pemuda-Palmerah-Permata Hijau atau ke Slipi- Jalan S. Parman dan seterusnya.

2. Arus lalu lintas dari Lapangan Tembak arah Slipi diluruskan ke Jalan Layang Farmasi-Benhil-Penjernihan-Pejompongan-Slipi-Jalan S.Parman dan seterusnya.

3. Arus lalu lintas Jalan Tol Dalam Kota yang keluar di Off Ramp Pulau Dua diluruskan keluar Slipi Jaya.

4. Arus lalu lintas dalam tol yang akan keluar Off Ramp Senayan diluruskan keluar Semanggi.

5. Off Ramp (keluar tol Polda Metro) dilakukan buka tutup.

Budiyanto menegaskan, rekayasa alih arus lalu lintas bersifat fleksibel melihat perkembangan situasi di lapangan.

"Pelaksanaan rekayasa lalu lintas dalam bentuk alih arus dan buka tutup akan dilaksanakan secara fleksibel melihat perkembangan situasi di lapangan. Pengendalian arus lalu lintas akan dilaksanakan di Regional Traffic Management Center (RTMC)," tandasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon