Jelang Tahun Politik 2018, Jokowi: Jangan Buat Kegaduhan Politik

Senin, 2 Oktober 2017 | 15:48 WIB
NL
IC
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: CAH
Joko Widodo.
Joko Widodo. (Antara)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh pimpinan kementerian/lembaga tidak melakukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan kontroversi politik di masyarakat.

Memasuki tahun politik 2018, Jokowi mengimbau seluruh elemen bangsa berkewajiban untuk menjaga suasana politik agar tetap kondusif dan aman.

"Oleh sebab itu, sekali lagi, jangan melakukan hal-hal yang menimbulkan kegaduhan, menimbulkan kontroversi," kata Jokowi saat memimpin rapat paripurna Kabinet Kerja di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/10).

Dia mengatakan, tugas jajaran pejabat pemerintahan adalah bekerja melanjutkan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan rakyat, bukan bermanuver politik.

"Kita bekerja saja. Sudah. Bekerja saja," katanya.

Dia secara khusus mengingatkan bahwa tahun 2018 adalah tahun politik, di mana pada saat itu akan digelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di berbagai daerah. Selain itu, tahapan Pemilihan anggota Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) juga akan dimulai sehingga diperlukan keteduhan dan ketenteraman.

"Kalau ragu-ragu agar diangkat di rapat terbatas. Sekali lagi. Kita ingin terus menjaga keteduhan, ketentraman, dan ketenangan," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon