Didemo Buruh, Sandiaga Ingin Silaturahmi
Kamis, 9 November 2017 | 23:05 WIB
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berjanji untuk memperhatikan tuntutan para buruh yang melakukan aksi unjuk rasa perihal Upah Minimum Provinsi (UMP), Kamis (9/11).
Pemerintah Provinsi DKI pada 1 November lalu telah menetapkan UMP 2018 sebesar Rp 3.648.035 atau meningkat Rp 292.285 dibandingkan UMP 2017.
"Saya masih terus berkomunikasi dan kita memiliki satu komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Kami juga ingin hubungan industrial yang baik, ekonomi yang berkeadilan," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat.
Ia menyebutkan telah menyusun agenda silahturahmi dan berencana melanjutkan diskusi untuk mendengarkan aspirasi para buruh.
"Kita terus merajut kebersamaan untuk hubungan industrial yang lebih baik, komunikasi dengan Pak Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) juga saya terus lakukan," ungkapnya.
Ia meminta para buruh yang melakukan aksi unjuk rasa untuk tetap tertib agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya dengan berkoordinasi pihak aparat keamanan.
"Saya titip pesan pada teman buruh untuk tentunya selalu bisa menggerakkan ekonomi. Bisa dilakukan sholawat dan siraman rohani karena idiom religius mengajarkan para perusahaan itu membayar hak-hak pekerja," kata Sandi.
Ia menyebutkan meski angka kenaikan UMP tidak seperti yang diharapkan buruh, pihaknya berupaya mengakomodir mengompensasi dengan membuat harga sembako stabil dan akses transportasi yang terjangkau.
"Acuan kita tetap melihat agar dewan pengupahan, survei KHL (kebutuhan hidup layak), karena ekonomi kita saat ini dalam keadaan yang penuh tantangan," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




