Jus Delima, Minuman Afrodisiak Alami
Jumat, 4 Mei 2012 | 18:34 WIB
Meningkatkan testosteron yang mendorong hasrat seksual.
Studi dari sekelompok peneliti dari Queen Margaret University di Ediburgh, melibatkan 58 relawan berusia antara 21 dan 64 tahun mengungkap, jus delima adalah minuman afrodisiak.
Hasil penelitian selama 2 minggu ini menunjukkan, lelaki dan perempuan yang minum segelas jus delima setiap hari mengalami peningkatan level hormon testosteron yang berakibat pada peningkatan hasrat seksual.
Pada responden lelaki terlihat, ada peningkatan penumbuhan rambut pada wajah, suara yang makin dalam, dan meningkatnya dorongan seksual.
Terlihat pula ada pada responden perempuan, peningkatan pada kelenjar adrenal dan ovarium, peningkatan hasrat seks, penguatan tulang, dan otot.
Sebagai efek samping, peningkatan hormon testosteron bisa meningkatkan mood dan memori, serta melepaskan stres atau rasa "deg-degan".
Riset-riset mengenai jus delima mengungkap banyaknya kandungan antioksidan dan bisa membantu melawan penyakit jantung, serta membantu sirkulasi darah.
Delima juga bisa membantu melawan pembentukan beragam kanker, menghalau gejala osteoarthritis dan melawan rasa sakit perut, bahkan konjunktivitis.
Riset di Edinburgh itu menghitung level testosteron, tekanan darah, dan 11 emosi, termasuk takut, sedih, rasa bersalah, malu, dan kepercayaan diri.
Level testosteron meningkat sekitar 16-30 persen di antara para responden, serta penurunan tekanan darah. Emosi positif meningkat, dan penurunan perasaan negatif.
Studi dari sekelompok peneliti dari Queen Margaret University di Ediburgh, melibatkan 58 relawan berusia antara 21 dan 64 tahun mengungkap, jus delima adalah minuman afrodisiak.
Hasil penelitian selama 2 minggu ini menunjukkan, lelaki dan perempuan yang minum segelas jus delima setiap hari mengalami peningkatan level hormon testosteron yang berakibat pada peningkatan hasrat seksual.
Pada responden lelaki terlihat, ada peningkatan penumbuhan rambut pada wajah, suara yang makin dalam, dan meningkatnya dorongan seksual.
Terlihat pula ada pada responden perempuan, peningkatan pada kelenjar adrenal dan ovarium, peningkatan hasrat seks, penguatan tulang, dan otot.
Sebagai efek samping, peningkatan hormon testosteron bisa meningkatkan mood dan memori, serta melepaskan stres atau rasa "deg-degan".
Riset-riset mengenai jus delima mengungkap banyaknya kandungan antioksidan dan bisa membantu melawan penyakit jantung, serta membantu sirkulasi darah.
Delima juga bisa membantu melawan pembentukan beragam kanker, menghalau gejala osteoarthritis dan melawan rasa sakit perut, bahkan konjunktivitis.
Riset di Edinburgh itu menghitung level testosteron, tekanan darah, dan 11 emosi, termasuk takut, sedih, rasa bersalah, malu, dan kepercayaan diri.
Level testosteron meningkat sekitar 16-30 persen di antara para responden, serta penurunan tekanan darah. Emosi positif meningkat, dan penurunan perasaan negatif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




