Minyak Dunia Rebound Menyusul Ketegangan Geopolitik

Jumat, 10 November 2017 | 08:47 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Ilustrasi produksi minyak
Ilustrasi produksi minyak (Istimewa)

New York- Harga minyak dunia berbalik arah naik atau rebound pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (10/11)), di tengah kekhawatiran geopolitik tindakan keras anti-korupsi di Arab Saudi.

Arab Saudi pada Kamis (9/11 mengumumkan bahwa tujuh orang dari total 208 orang yang ditahan karena tuduhan korupsi telah dibebaskan, demikian dilaporkan berita lokal Al Arabiya.

Jaksa Agung Sheikh Saud Al Moaajeb mengungkapkan pembebasan tersebut menyoroti perkembangan terakhir terkait tindakan yang diprakarsai Komisi Tinggi Anti-Korupsi yang baru-baru ini dilembagakan.

Arab Saudi pada Kamis (9/11) memperingatkan warganya agar tidak melakukan perjalanan ke Lebanon dan meminta mereka yang berada di Lebanon untuk pergi sesegera mungkin. Para analis mengatakan hal itu menyoroti meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Sementara dolar AS yang melemah memicu reli harga minyak pada Kamis (9/11). Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,44 persen menjadi 94,451 pada akhir perdagangan.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, naik US$ 0,36 menjadi US$ 57,17 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Januari, naik US$ 0,44 menjadi US$ 63,93 per barel di London ICE Futures Exchange.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon