Ribut, Tahanan Kasus Terorisme Rusak Fasilitas Rutan
Jumat, 10 November 2017 | 21:38 WIB
Jakarta - Keributan pecah di rutan kasus terorisme Mako Korbrimob Depok cabang rutan Salemba pukul 16.00 WIB, Jumat (10/11). Keributan yang dilakukan oleh tahanan teroris itu mengakibatkan rusaknya fasilitas rutan.
"Seperti pintu sel tahanan dijebol , pintu pagar lorong blok, kaca jendela di blok C dan blok B rusak," kata Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto, Jumat malam.
Kericuhan ini bermula setelah ibadah salat Jumat saat para tahanan dimasukkan ke sel masing-masing. Setelah masuk sel, piket Densus melepas kunci yang ada di kamar A.5 dan C 5.
Itu karena ada selotan kunci dari dalam dan ini demi keamanan dan memudahkan petugas piket membuka pintu sel.
"Sambil melaksanakan giat tersebut piket Densus melaksanakan penggeledahan di kamar tersebut dan ditemukan empat HP milik Juhanda, Saulihun, Kairul Anam, dan Jumali," lanjutnya.
Salah satu tahanan ada yang tidak terima dan memancing-mancing petugas dengan ucapan macam macam dimana kemudian anggota ada yang terpancing ucapan mereka.
"Ada tahanan yang bertakbir keras-keras sehingga memancing tahanan blok sebelahnya. Anggota piket dari Sat III Pelopor lalu melakukan tindakan dengan tembakan ke atas," sambungnya.
Tujuannya tanda pada petugas lain telah terjadi kekacauan dan untuk memberi peringatan kepada para narapidana.
"Saat suasana sudah reda oleh piket Densus, anggota siaga di piketan sambil menunggu perkembangan, namun para tahanan tetap masih ada yg bertakbir sehingga memicu yang lain," ungkapnya.
Langkah-langkah yang diambil oleh AKP Ahmat selaku Kaur Wartah adalah berkoordinasi dengan rekan Brimob untuk back up pengamanan Rutan Korbrimob cabang Salemba.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




