Pilgub NTT
Esthon-Chris Ingin Membangun NTT dari Desa
Minggu, 12 November 2017 | 07:01 WIB
Ruteng - Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Esthon Foenay dan Christian Rotok berkeinginan membangun perekonomian provinsi ini dari desa. Pembangunan ekonomi NTT terutama akan tertuju pada sektor pertanian yang bersinergi dengan bidang pariwisata.
Hal tersebut disampaikan Esthon yang pernah menjabat wakil gubernur NTT didampingi Christian yang pernah menjadi bupati Manggarai dua periode di Ruteng, Manggarai, NTT, Jumat (10/11). Keduanya datang ke Ruteng untuk mengukuhkan keterlibatan relawan pendukung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2018. Esthon-Chris diusung Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN). Di DPRD NTT, Gerindra memiliki delapan kursi dan PAN mempunyai lima kursi.
Dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, antara lain disebut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur diajukan partai politik atau gabungan partai politik yang memiliki minimal 20 persen kursi di DPRD atau meraup suara minimal 25 persen dalam pemilihan umum (pemilu). Dari total 65 kursi di DPRD NTT, Gerindra dan PAN yang memiliki total 13 kursi DPRD berhak mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.
"Kebijakan pemerintah ke depan, fokusnya adalah desa. Sejalan dengan itu, perangkat desa harus dibantu tenaga-tenaga terampil dan terdidik," katanya sebelum acara pengukuhan relawan.
Pada kesempatan itu, Esthon mengakui NTT merupakan salah satu provinsi miskin di Indonesia. "Kami Eshton-Chris mau berjuang bersama masyarakat dan membangun dari pinggiran, sebab kantong kemiskinan ada di pinggiran, yaitu desa. Kami mau membangun dari desa," ujarnya.
Sedangkan Christian Rotok menyatakan bila dipercaya memimpin NTT, keduanya akan tetap menjaga keberagaman dan keutuhan di NTT sesuai Pancasila.
"Satu hal yang menjadi tugas penting ialah jaga keutuhan NTT, jaga keberagaman NTT, jangan pernah merusaknya demi kepentingan sesaat," tegas Chris.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




