Ungkap Sel Teror Penyerang Polres Dharmasraya, Densus Bekuk 2 Orang
Jumat, 17 November 2017 | 14:06 WIB
Jakarta - Densus 88/Antiteror berhasil mengungkap dan menangkap jaringan pelaku pembakaran dan penyerangan di Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (12/11). Dua pelaku ditembak mati di lokasi dan dua lainnya ditangkap.
"Keempat orang tersebut merupakan sel terorisme JAD yang terkait dengan jaringan terorisme di Pekan Baru yang telah ditangkap pada akhir tahun 2015 karena berencana melakukan aksi terorisme pada perayaan Tahun Baru 2016 yang oleh mereka di beri nama 'konser akhir tahun'," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Jakarta, Jumat (17/11).
Dua pelaku yang tewas adalah Eka Fitria Akbar alias Abu Azam kelahiran Bungo, 13 Maret 1993 beralamat di Jalan Imam Bonjol, Bungo, Jambi dan Enggria Sudarmadi alias Eeng alias Ali kelahiran Nilo Dingin, 12 Desember 1992, beralamat Desa Nilo Dingin, Merangin, Jambi.

"Keduanya sebenarnya telah masuk dalam daftar pencarian orang sejak akhir tahun 2015 terkait dengan kelompok terorisme wilayah Pekan Baru itu. Kini keduanya muncul sebagai pelaku penyerangan anggota Polri dan pembakaran Mako Polres Darmasraya," kata Setyo.

Dua pelaku lain yang ditangkap adalah Suprapto dan Giovani Rafli. Suprapto alias Umar alias Hamzah adalah pemuda kelahiran Aceh, 29 Mei 1990 yang beralamat di Kampung Sepungur Simpang Kemini, Kabupaten Bungo, Jambi, ditangkap Senin (13/11) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Lingkar Bandara Sungai Buluh, Bungo.
"Dia melakukan pembelian busur panah dan anak panah, yang digunakan untuk menyerang Polres secara online menggunakan rekening milik Suprapto. Juga ikut menyediakan tempat untuk melakukan latihan seperti memanah, menembak dengan senapan angin, dan latihan fisik lainnya di perkebunan karet tempat dia bekerja," sambung Setyo.
Suprapto juga turut serta dalam perencanaan aksi terorisme dengan sasaran atau target kantor-kantor polisi seperti Mako Brimob Pamenang, Polsek Payakumbuh, dan Polres Darmasraya. Dia juga telah masuk dalam daftar pencarian orang sejak akhir 2015 terkait dengan kelompok terorisme wilayah Pekan Baru.
Giovani Rafli alias Gio alias Abdullah juga ditangkap, Senin (13/11) sekitar pukul 09.00 WIB di parkiran samping sekolah SMA Negeri 1 Jalan Srisudewi RT 06 RW 02 Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Muara bungo Propinsi Jambi.
Pemuda kelahiran Muara Bungo pada 9 Nopember 1992 yang berprofesi sebagai tukang parkir dan beralamat di kelurahan Pasir Putih, Kecamatan iImbo Tengah, Kabupaten Muara Bungo, Propinsi Jambi ini, dianggap tahu rencana penyerangan Polres Darmasraya.
"Pada satu hari sebelum serangan, yaitu Sabtu (11/11), Giovani bertemu dengan pelaku (Eka) di musala dekat parkiran SMA Negeri 1 Muara Bungo dan membahas aksi teror yang akan dilakukan di Polres Darmasraya. Dia juga ikut memberikan motivasi dan semangat kepada Eka," ujar Setyo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




