Kasus Novel, Polisi Dapat Tawaran Bantuan dari Paranormal
Selasa, 28 November 2017 | 16:45 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya, telah mengeluarkan dua sketsa wajah terduga bagian dari kelompok pelaku penyerang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, termasuk membuka nomor hotline agar masyarakat yang mengetahui dapat memberikan informasi.
Sejauh ini sudah ada 397 orang yang menghubungi nomor hotline itu, namun kebanyakan sekadar mengetes atau coba-coba. Bahkan ada yang menawarkan menggunakan jasa paranormal.
"Jadi kemarin kita sudah sebar nomor hotline (081398844474), kita buka dengan harapan masyarakat bisa menginformasikan. Sudah ada sampai hari ini 397 yang masuk berupa SMS maupun telepon," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (28/11).
Dikatakan, rata-rata yang sudah menelepon hanya mengetes nomor hotline. Namun, ada juga yang menawarkan untuk menggunakan jasa paranormal.
"Jadi rata-rata dari yang sudah menelpon ingin ngetes saja, ada juga yang masuk langsung ditutup, ada juga yang menawarkan jasa paranormal," ungkapnya.
Ia menyampaikan, hingga saat ini, belum diketahui identitas dan keberadaan dua orang terduga pelaku penyerangan terhadap Novel itu.
"Jadi belum ada informasi yang siginifikan. Kami akan terus melakukan penyelidikan," katanya.
Sebelumnya, polisi telah mengeluarkan dua sketsa wajah terduga pelaku penyerang atau orang yang dicurigai bagian kelompok pelaku penyiraman air keras terhadap Novel.
Pertama Mr. X, berjenis kelamin laki-laki, usia kurang lebih 40 tahun, tinggi sekitar 170 sentimeter, bentuk muka bulat, bentuk dagu berat, warna rambut hitam, hidung bulat besar, postur badan kekar, kuli sawo matang agak gelap, dan menggunakan sweater warna abu-abu pada saat kejadian. Orang ini dicurigai bagian kelompok pelaku penyiraman Novel Baswedan yang mendatangi rumah korban pada tanggal 5 April 2017, yang terekam CCTV di Komplek BPD Jalan Deposito Blok T8, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Kedua, Mr X, jenis kelamin laki-laki, umur sekitar 35 tahun, tinggi kurang lebih 173 sentimeter, bentuk muka oval, bentuk dagu tajam, warna rambut hitam lurus bergelombang dengan panjang seleher, hidung lurus, bentuk badan atletis, kulit sawo matang, dan memakai jaket warna hijau tua pada saat kejadian. Orang ini dicurigai bagian dari kelompok pelaku penyiraman Novel Baswedan yang terlihat di tempat wudhu Masjid Al-Ihsan Kelapa Gading, sehari sebelum terjadi kasus penyiraman pada tanggal 10 April 2017.
Diketahui, peristiwa penyerangan terhadap Novel terjadi di Jalan Deposito RT 03 RW 10, dekat Masjid Al Ikhsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4) lalu.
Ketika Novel selesai melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan, tiba-tiba diduga ada dua orang laki-laki tak dikenal menggunakan sepeda motor menghampirinya dan langsung menyiram cairan asam sulfat ke arah mukanya.
Akibatnya Novel mengalami luka -diduga terbakar- di mata kanan dan kiri, serta luka di dahi sebelah kiri karena terbentur pohon saat mencari air untuk membasuh muka. Setelah menjalankan aksinya, pelaku segera melarikan diri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




