Kurangi Banjir Porong, Daop Surabaya Tambah Pompa
Kamis, 30 November 2017 | 19:48 WIB
Surabaya - Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia, Daerah Operasi 8 Surabaya menambah jumlah pompa dari 9 unit menjadi 11 unit untuk mengurangi debit banjir yang menggenangi rel di kawasan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.
Manajer Humas PT Kereta Api Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko di Surabaya, Kamis (30/11), mengatakan dengan penambahan itu, ketinggan air yang menggenangi rel terpantau terus turun, dan terakhir terpantau mencapai 79 cm dari kop rel.
"Sampai pukul 17.00 WIB untuk ketinggian air di jalur antara Porong sampai Tanggulangin, atau km 32+100 sampai km 33+350 terus turun, dan titik terdalam di km 32 +900 mencapai 79 cm dari kop rel," kata Gatut kepada wartawan.
Ketinggian itu, kata Gatut, lebih rendah dibanding pantauan Rabu (29/11) siang yang mencapai 101 cm, atau sebelumnya mencapai satu meter.
Meski turun, Gatut menyebutkan masih belum layak untuk dilewati rangkaian KA, sehingga Daop 8 Surabaya masih menggunakan mekanisme pengalihan jalur dan pemindahan sementara penumpang ke bus.
"Kalau benar-benar dikatakan layak dan bisa dilewati kembali, maka rel harus tidak terendam banjir sama sekali," katanya.
Untuk itu, Gatut mengaku, tim dari Daop 8 Surabaya masih akan terus memantau kondisi rel di kawasan Porong sampai Tanggulangin.
Sebelumnya, tergenangnya rel di kawasan Porong membuat okupansi atau tingkat keterisian kursi di KA yang melalui kawasan itu menurun.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Luqman Arif di Jember mengakui ada penurunan jumlah penumpang untuk KA jarak jauh, namun angka pastinya belum menghitung berapa persen penurunannya dibandingkan hari normal.
Menurutnya rata-rata penumpang KA Logawa relasi Jember-Purwokerto yang berangkat dari Stasiun Jember sebanyak 400 orang dan KA Ranggajati relasi Jember-Cirebon yang berangkat dari Stasiun Jember sekitar 250 orang.
"Kini jumlah penumpang dua rangkaian kereta jarak jauh itu menurun, bahkan petugas tidak menjual tiket langsung (go show) untuk KA Ranggajati dan KA Logawa sejak Senin (27/11) hingga Kamis ini akibat banjir masih menggenangi rel kereta Porong," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




